Tips Istirahat yang Baik untuk Ibu Hamil
Tidur dengan waktu yang cukup – Keletihan yang terjadi pada
ibu hamil disebabkan oleh berkurangnya makan/minum dengan mulut, mual dan perubahan-perubahan hormonal selama kehamilan, kemampuan gerak usus yang mengarah keperlambatan waktu pengosongan berkurang, tekanan uterus yang membesar terhadap usus besar, dan udara yang tertelan menimbulkan perasaan letih yang biasanya berkurang di trimester kedua. Tidurlah selama kurang lebih 8-10 jam pada malam hari dan beristirahatlah yang cukup pada siang hari. Jika bekerja, selama istirahat makan siang bersikaplah rileks beberapa menit.
Jangan Begadang – Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa begadang tidak sedikitpun memberi manfaat pada ibu hamil. Jadi, jika sebelum hamil ibu terbiasa untuk begadang, saat sudah hamil harap untuk dihindari karena berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin.
Membuat tubuh lebih rileks – Dengan meninggikan kaki ketika berbaring bisa membuat ibu merasa lebih rileks. Apalagi jika ibu mengalami pembengkakan pada kaki yang umumnya sering terjadi pada trimester akhir
kehamilan. Kaki yang ditinggikan bisa mengurangi kaki bengkak saat hamil akibat penumpukan cairan (oedema) dan membuat tubuh terasa lebih santai. Ibu juga bisa melakukannya sambil mendengarkan instrumen musik yang menenangkan.
Memahami Perubahan Saat
Hamil – Berikut ini hal-hal yang bisa ibu hamil perhatikan :
Trimester pertama sering dianggap sebagai periode penyesuaian – Penyesuaian yang dilakukan wanita adalah terhadap kenyataan bahwa ia sedang mengandung. Penerimaan terhadap kenyataan ini dan arti semua ini bagi dirinya merupakan tugas psikologis yang paling penting pada trimester pertama kehamilan.
Trimester kedua dikenal sebagai periode kesehatan yang baik, yakni periode wanita merasa nyaman dan bebas dari segala ketidaknyamanan yang normal dialami saat hamil. Namun, trimester kedua juga merupakan fase ketika wanita paling banyak mengalami kemunduran.
Trimester ketiga merupakan waktu persiapan yang aktif terlihat dalam menanti
kelahiran bayi dan menjadi orang tua sementara perhatian utama wanita terfokus pada bayi yang akan segera dilahirkan. Ada perasaan was-was mengingat bayi dapat lahir kapanpun. Hal ini membuatnya berjaga-jaga sementara ia memperhatikan dan menunggu tanda dan gejala persalinan muncul.
Berdoa sebelum tidur – Doa adalah cara makhluk untuk berbicara pada Penciptanya. Dengan berdoa, berharap bahwa kehamilan bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, akan membantu ibu mengurangi rasa cemas yang bisa menyebabkan stres yang merupakan aktivitas berbahaya untuk ibu hamil karena akan mengganggu waktu istirahat.
Oleh segala perubahan yang terjadi, timbulnya rasa cemas apalagi jika tak disertai dengan bekal pengetahuan yang cukup mengenai mengenai
kehamilan akan membuat pikiran ibu hamil jadi terganggu dan akibatnya jadi sulit tidur. Oleh sebab itu, diperlukan teman untuk berkonsultasi seperti dokter atau bidan, serta dampingan oleh pasangan maupun keluarga demi meringankan beban pikiran yang ibu hamil rasakan. Jangan sungkan untuk bertanya pada dokter maupun bidan serta usahakan untuk selalu berpikiran positif agar kehamilan Anda jadi menyenangkan.
IG : @mamahamilbutik
WA: 0812222 36664 / 085730191191
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099