Perawatan Alami untuk Biduran pada Bayi
Mengetahui apa penyebab biduran pada
bayi Anda. Anda bisa mengingat apakah memberikan makanan atau minuman sebagai pendukung
ASI, lihat kondisi kebersihan tempat tidur dan lingkungan bermain bagi bayi Anda. Intinya Anda harus mengetahui apa penyebab biduran dan menghindari semua penyebab tersebut.
Ketika biduran sudah muncul dalam jumlah yang sedikit, maka segera kompres dengan air dingin. Anda juga bisa menggunakan es batu dengan pelindung handuk yang lembut. Namun jika biduran semakin parah,maka hentikan cara ini.
• Mandikan bayi Anda dengan air yang sudah dicampur dengan tepung jagung atau oatmeal.
• Jangan biarkan bayi Anda terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari yang mengenai kulit secara langsung bisa menyebabkan panas dan biduran pada bayi.
• Jika bayi Anda tidak memiliki alergi terhadap Caladine maka oleskan salep Caladine untuk mengurangi rasa gatal.
• Potong kuku bayi Anda agar tidak menyebabkan bagian biduran terluka saat bayi menggaruk.
• Pilih jenis pakaian bayi yang nyaman seperti pakaian berbahan katun yang lembut.
Cara Mencegah
• Orang tua harus melindungi bayi dari pemicu biduran itu sendiri. Ini adalah cara yang sangat efektif untuk mencegah biduran pada bayi. Beberapa pemicu biduran pada bayi seperti makanan, susu, minuman, lingkungan, suhu, sinar matahari, debu, serangga dan pemicu lain harus dihindarkan dari bayi.
• Bayi yang sudah sering mengalami biduran maka hindari dari berbagai makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet. Cara ini bisa membantu tubuh bayi Anda mengelola pemicu alergi dengan cara yang alami.
• Perhatikan kebersihan lingkungan bayi, seperti untuk tempat tidur, tempat bermain, pakaian, sabun mandi, sabun detergen dan mainan yang sering digunakan untuk bayi.
• Jaga kebersihan rumah atau kamar bayi Anda. Cara ini bisa membantu melindungi bayi agar tidak terkena biduran dengan pemicu dari serangga, tungau dan hewan melata lain yang berbahaya untuk bayi.
• Usahakan untuk memberikan obat medis kepada bayi Anda hanya berdasarkan resep dokter. Jangan terlalu sering memberikan obat antibiotik, obat NSAID dan ibuprofen.
• Jika bayi Anda sering terkena biduran maka lakukan pemeriksaan medis, termasuk mempertimbangkan tes alergi untuk bayi.
Bahaya
Biduran sebenarnya kondisi yang sangat wajar dan sering dialami oleh semua orang, termasuk bayi. Namun bayi atau orang dewasa bisa mengalami kondisi yang berbahaya dari biduran yang sudah akut. Kondisi akut biduran sering disebut dengan istilah anafilaksis. Reaksi anafilaksis bisa diketahui dengan gejala :
• Bayi mengalami batuk-batuk yang disebabkan karena sulit untuk bernafas.
• Terjadi pembengkakan pada bagian wajah atau lidah bayi.
• Bayi mulai rewel dan kehilangan kesadaran.
•
Bayi Anda tidak bisa minum
ASI atau susu dengan baik, karena bayi sulit menelan.
• Bayi menangis terus menerus dan bisa disebabkan karena pusing.
• Bayi mengalami mual dan muntah.
• Detak jantung bayi lebih cepat.
IG : @mamahamilbutik
WA: 0812222 36664 / 085730191191
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099