Kontroversi Manfaat Susu Kedelai Bagi Ibu Hamil
Dari sekian banyak jenis makanan yang penting bagi perkembangan janin, susu merupakan salah satu jenis yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil. Berkaitan dengan masalah ini, sebagian besar ibu mungkin jadi bertanya-tanya, apakah boleh kalau dirinya tetap mengonsumsi susu kedelai secara rutin seperti yang selalu dilakukannya dulu? Jawabnya mudah saja, tentu saja boleh, selama ibu memang tidak memiliki alergi apapun terhadap kedelai.
Pertanyaan di atas biasanya timbul dikarenakan munculnya beragam opini publik mengenai dampak mengonsumsi susu kedelai selama masa kehamilan. Beberapa kalangan memang percaya bahwa minum susu kedelai bisa membahayakan janin karena memicu keguguran. Namun tak sedikit pula yang meyakini bahwa mengonsumsi susu kedelai selama mengandung sebenarnya sah dan aman-aman saja apalagi kalau tubuh sang ibu tidak tahan terhadap laktosa yang terdapat dalam susu sapi.
Hal ini tentu kembali kepada kondisi masing-masing
ibu hamil. Bila saat mengonsumsi susu kedelai timbul reaksi alergi seperti hidung berair, radang saluran pencernaan, hingga berubahnya tekanan darah secara drastis, maka kurangi atau hentikan konsumsinya segera, dan berkonsultasilah dengan dokter.
Dan meski dokter sudah memberi lampu hijau, ibu sebaiknya tidak mengonsumsi susu kedelai secara berlebihan karena menurut studi yang dilakukan pihak Harvard tahun 2008 lalu, konsumsi makanan berbahan dasar kedelai secara berlebihan dapat memicu gangguan tiroid.
Gejala lain yang mungkin ditimbulkan saat mengonsumsi makanan atau minuman berbahan kedelai secara berlebihan adalah timbulnya masalah kulit, asma, pendarahan, konstipasi, tubuh membengkak, diare, kerusakan pankreas, sakit kepala, insomnia, dan lain sebagainya. Jadi jika ibu sempat mengalami pendarahan selama masa
kehamilan, maka hentikan asupan susu kedelai, serta kembalilah bertanya pada dokter.
- Kandungan dan manfaat susu kedelai bagi ibu hamil
Susu yang terbuat dari tanaman kedelai ini memang biasanya menjadi alternatif minuman menyehatkan bagi para vegetarian dan mereka yang tidak tawar laktosa. Karena berasal dari tumbuh-tumbuhan, maka jelas susu kedelai tak hanya bebas kolesterol, namun juga rendah lemak dan tidak memuat laktosa.
Susu yang kandungan proteinnya hampir setara dengan susu sapi ini juga kaya akan kalsium, potasium, isoflavon, asam omega 3, asam folat, serta beragam vitamin mulai dari Vitamin A, B12, dan D. Semua kandungan vitamin, mineral, karbohidrat, serta protein yang terdapat dalam susu kedelai tersebut jelas sangat dibutuhkan agar stamina ibu hamil tetap terjaga. Untuk asam folat misalnya, sangat berperan penting dalam membangun sel saraf janin sehingga ia bisa tumbuh menjadi pribadi yang cerdas.
Soal penyajiannya, meski sungguh praktis untuk membeli susu kedelai yang dijual di pasar tradisional, namun sebenarnya akan lebih terjamin dari sisi kemurnian bila ibu membuatnya sendiri di rumah. Untuk bahan kedelainya misalnya, lebih baik pilih yang organik karena tidak mengandung pestisida yang bisa membuat bayi beresiko terlahir cacat.
Di samping bahan kedelai yang bisa kita pilih sendiri, proses pengolahan susu juga lebih terjamin dari segi kebersihannya. Ibu juga dapat mengontrol sendiri takaran gula yang ingin ditambahkan dalam susu kedelai sehingga tak sampai berlebihan.
Instagram : @mamahamilbutik
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099