Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 18 June 2015
Berpuasa saat hamil tidak akan membahayakan kesehatan Anda dan janin sepanjang kondisi tubuh Anda dalam keadaan baik. Namun, untuk memastikan hal ini, Anda perlu berkonsultasi dulu pada dokter kandungan. 
   
Saat berpuasa, Anda perlu makan sahur dan berbuka secara teratur. Dengan demikian, jumlah makanan yang masuk tidak jauh berbeda dari kondisi saat sedang tidak berpuasa. Anda juga perlu jeli memilih makanan bergizi dengan komposisi nutrisi seimbang, dan minum cukup cairan saat sahur dan berbuka, untuk menghindari kekurangan cairan (dehidrasi). Suplemen vitamin dan mineral yang perlu diminum selama berpuasa pun tidak berbeda, sama saja dengan suplemen prenatal yang biasa Anda minum.
 
Namun demikian, sebaiknya Anda ’cuti’ berpuasa pada trisemester (tiga bulan) pertama kehamilan. Karena, pada masa ini tubuh Anda dipengaruhi kuat oleh hormon kehamilan (beta-HCG) yang kerap memicu rasa mual, kembung, dan lemas. Artinya, kurang minum akan membuat Anda jarang buang air kecil secara teratur, sehingga kadar hormon beta-HCG dalam darah meningkat drastis. 
 
Pola makan yang sesuai dalam kondisi ini adalah makan dan minum dalam jumlah sedikit-sedikit tetapi sering (misalnya setiap jam sekali), atau ’ngemil’. Jika dalam keadaan lemah Anda tetap ingin berpuasa, kesehatan janin dapat saja terganggu. Apalagi jika berat badan Anda sampai tidak meningkat secara memadai. 
 
Kadar hormon beta-HCG ini akan menurun dengan sendirinya ketika kehamilan memasuki trisemester kedua. Pada saat itu, Anda akan merasa lebih sehat untuk menjalankan puasa


Related Article