Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 02 December 2016
 
Vagina atau tulang kemaluan Anda terasa nyeri, Mam? Keluhan ini biasanya terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan yang sudah tua, yaitu bulan ke delapan atau sembilan. Rasa nyeri pada organ intim ini disebabkan karena kepala bayi mulai memasuki daerah pinggul dan menekan saraf sekitar vagina. Karena itu, rasa nyeri ini dapat dianggap sebagai tanda-tanda menjelang persalinan. Artinya, kelahiran si Kecil sudah semakin dekat, namun belum diketahui secara pasti kapan bayi Anda lahir. Rasa nyeri ini meliputi daerah vagina dan tulang-tulang di sekitar selangkangan. Keluhan ini dapat Anda rasakan dalam waktu lama dan akan hilang setelah Anda melahirkan nanti.
 
Sebenarnya, selain disebabkan dari mulai masuknya kepala bayi ke daerah pinggul, nyeri pada vagina juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain. Di bawah ini beberapa penyebab lain yang dapat menimbulkan rasa nyeri atau sakit pada daerah organ intim.
 
1. Aktivitas yang berlebihan
Rasa lelah akibat aktivitas Anda yang berlebihan juga dapat menjadi penyebab dari rasa nyeri pada vagina.
2. Membesarnya rahim
Seiring dengan membesarnya rahim maka ligamentum penggantung rahim di dinding perut juga semakin tertarik. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit pada vagina.
3. Jangan tahan buang air kecil
Pembesaran rahim menyebabkan kantung kemih tertekan dan mengakibatkan urine tertahan lebih lama di kantung kemih. Hal inilah yang menimbulkan rasa anyang-anyangan atau buang air kecil tidak tuntas pada ibu hamil. Kebiasaan buruk menahan buang air kecil dapat memperparah rasa nyeri ini.
4. Gerakan janin semakin kuat
Ukuran janin semakin besar, otomatis gerakannya pun semakin kuat dan menyebabkan rasa nyeri.
 
Rasa sakit atau nyeri pada organ intim tentu sangat mengganggu kenyamanan ibu hamil. Untuk itu, perlu diperhatikan beberapa tips yang dapat mengurangi rasa nyeri, seperti berikut.
1. Lakukan aktivitas dengan berimbang
Rasa sakit pada vagina ibu hamil sering disebabkan oleh aktivitas yang berlebihan, tetapi ibu hamil yang hanya diam tanpa aktivitas pun juga dapat memicu rasa sakit pada organ intim. Karena itu, lakukan aktivitas Anda secara berimbang untuk mengatasinya.
2. Lakukan posisi sujud
Lakukanlah posisi sujud sebelum tidur agar posisi bayi di dalam rahim Anda tepat dan nyaman sehingga tidak memperparah rasa nyeri.
3. Atur posisi tidur
Posisikan tubuh Anda saat tidur dengan miring ke samping kiri dan menekuk kaki membentuk siku-siku.
4. Ikutilah senam hamil
Rajinlah mengikuti senam hamil karena Anda akan diberi latihan gerakan untuk mengurangi rasa nyeri pada vagina. Namun, sebaiknya Anda mengikuti senam hamil ini atas persetujuan dokter.
5. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman
Hindari memakai celana ketat dan sepatu hak tinggi untuk mengurangi risiko nyeri pada vagina.
Nyeri organ intim pada ibu hamil tentulah wajar. Namun, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin terjadi ya, Mam. Semoga bermanfaat.
 

IG                           : @mamahamilbutik

WA                        : 0812222 36664 / 085730191191

TELP/SMS            : 081234867788 /085730191191

LINE                       : MamaHamilButik, MamaHamil

BBM                      : 5D07A939 /741B6099

 


Related Article