Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 09 December 2016
 Tata Cara Test Urin Saat Kehamilan
 
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memandu anda melakukan test urin dengan menggunakan test pack. Nah, dibawah ini adalah tata cara melakukan test urin untuk kehamilan.
 
1. Menampung Air Seni

Untuk yang pertama dapat dilakukan dengan menampung sedikit saja air seni yang pertama kali dikeluarkan saat pagi hari setelah anda bangun tidur. Lakukan penampungan air seni pada sebuah wadah yang steril. Penggunaan alat ini biasanya dicelupkan kedalam air seni dan menggu beberapa saat sebelum anda bisa mendapatkan hasilnya. Sebelu melakukanpengetesan kehamilan dengan menggunakan cara ini ada baiknya menahan keinginan untuk buang air kecil beberapa saat. Hal ini dikarenakan supaya air sendi yang dikeluarkan lebih pekat. Sebab jenis air seni inilah yang memiliki kandungan HCG lebih besar.
 
2. Memperhatikan Waktu Pengetesan
 
Yang selanjutnya adalah dengan memperhatikan waktu pengetesan. Lakukan tes kehamilan dengan tes urun 7 hari setelah ovulasi atau pembuahan. kurang dari waktu ini biasanya hasil yang ditunjukan akan kurang memuaskan. Produksi HCG merupakan reaksi terhadap tertanamkan bakal janin (blastokista) pada dinding rahim. Ii artinya tertanamnya blastokista pada dinding rahim terjadi sebelum HCG diproduksi oleh tubuh.
Adapun blastokista baru mulai tertanam pada dinding rahim sekita 6 sampai dengan 12 haru setelha ovulasi terjadi. Sementara itu, pada kondisi yang umum, hal ini dapat terjadi pada hari ke 10. Sehingga waktu yang tepay utuk memastikan kehamilan ada atau tidak dalam rahim anda maka hari ke 7 setelah ovulasi dipilih sebagai waktu yang tepat.
 
Hanya saja, kondisi seperti ini tidak selalu terjadi pada semua wanita. Ada sebagia wanita yang memang mengalami kehamilan, namun masih menunjukan hasil yang negatif sewaktu dilakukan pemeriksaan. Salah satu penyebab kondisi ini terjadi adalah siklus menstruasi yang panjang yang terjadi pada seorang wanita.
 
3. Membaca Hasil Test
 
Untuk dapat melihat hasil pemeriksaan kehamilan lewat tes urin anda dapat melakukannya dengan langsung melihat strip yang terdapat pada alat kehamilan. Biasanya alat test ini seperti memiliki dua jendela, satu untuk kontrol dan yang satunya lagi menunjukan hasil. Jendela kontrol yang terdapat pada alat ini umumnya berfungsi untuk memberitahukan kepada anda apakah tes yang dilaukan sudah benar ataupun belum. Sementara jendela hasil adalah bagian yang mneunjukan apakah anda positif atau negatif mengalami kehamilan. .
Semua alat tes yang dilakuakn dirumah perlu langsung dibaca dengan baik begitu selesai digunakan. etelah itu, alat ini pun harus perlu dibuang agar tidak terjadi kebingungan akibat perubahan tanda positif dan negatif akibat perubahan waktu.
 
4. Lakukan Test Darah
 
Sama halnya dengan pemeriksaan tes urin, tes darah pun dilakukan guna melihat apakah ada kehamilan denan melihat keberadaan HCG hanya. Hanya saja, pada pemeriksaan ini sarana yang digunakan berbeba dengan yang dilakukan pada pemeriksaan tes urin. Pada pemeriksaan yang satu ini, kehamilan akan dapat dideteksi dengan membawa sample darah ke laboratorium dengan menggunakan metode tertentu. Tingkat keakuratan pemeriksaan ini sebenarnya hampir sama denga yang diatas. Jadi demikian anda dapat menentukan pilihan sendiri metode pemeriksaan mana yang akan anda pilih.
 
5. Lakukan Tes USG
 
Terkadang meski sudah melakukan tes urin di rumah sendiri, ada sebagian pasangan suami istri yang masih belum yakin dengan terjadinya kehamilan akibat beberapa alasan tertentu. Nah, untuk lebih memastikan adanya kehamilan dalam rahim seorang perempuan tes lain dapat dilakukan. Yakni dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG) yang biasanya terdapat di rumah sakit atau klinik-klinik bersalin atau bisa juga ditemui di praktek dokter.
Pemeriksaan ini akan dapat lebih meyakinkan jika memang terjadi kehamilan karena anda akan dapat melihat gambaran embrio melalui layar USG. Dengan demikian kehamilan akan dapat dideteksi dengan lebih akurat.
Itulah dia beberapa pemeriksaan kehamilan yang dapat dilakukan guna memastikan adanya kehamilan atau tidak dalam tubuh seorang wanita. Hanya saja, terkadang ada beberapa pemeriksaan yang cenderung salah atau tidak akurat dengan melakukan pemeriksaan diatas. Jadi demikian, untuk anda yang ingin lebih yakin maka pilihan poin ketiga pada cara menentukan kehamilan diatas akan bekerja lebih baik.
 
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article