Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 21 December 2016
 Tanda-tanda Kamu Mungkin akan Melahirkan Secara Prematur
 
Kehamilan yang dijalani tiap wanita berbeda-beda, termasuk kapan waktu persalinan tiba. Karena satu dan lain hal, ibu hamil bisa saja melahirkan sebelum waktunya atau biasa disebut persalinan prematur. Yuk, kenali tanda-tandanya.
 
Normalnya, persalinan dapat terjadi ketika kehamilan berusia 40 minggu. Namun, di persalinan prematur, tubuhmu sudah mulai mempersiapkan diri untuk melahirkan sebelum kehamilanmu berusia 37 minggu.
Melahirkan secara prematur dapat berakibat pada masalah kesehatan yang cukup berbahaya pada bayi. Itu karena dia lahir dengan kondisi organ-organ tubuh yang belum siap sepenuhnya untuk menghadapi kehidupan di luar kandungan.
 
Berikut beberapa tanda tubuhmu sedang mempersiapkan diri untuk melahirkan secara prematur: 
 
Dalam sejam, kamu bisa mengalami kontraksi sebanyak lima kali atau lebih. Kontraksi dirasakan sebagai rasa             tarikan di perut yang disertai nyeri.
Mengalami kram seperti saat menstruasi.
Produksi cairan vagina meningkat.
Keluar darah dari vagina.
Keluar cairan encer dari vagina. Kondisi ini bisa mengindikasi bahwa air ketubanmu telah pecah.
Ada tekanan di panggul yang rasanya seperti bayimu sudah ingin keluar.
Sakit pada punggung bawah yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Rasa sakit mungkin bisa datang dan                  pergi, namun tidak juga mereda meski kamu sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasinya.
 
Jika kamu merasa mengalami hal di atas, segera periksakan kehamilan kamu ke dokter atau bidan terdekat. Selain itu, kamu juga bisa mencoba melakukan beberapa hal guna meminimalisasi terjadinya persalinan prematur seperti: 

Kosongkan kandung kemih dengan tidak menahan buang air kecil, tetapi pastikan untuk tetap meminum                         beberapa gelas air untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi bisa membuatmu terus mengalami kontraksi.
Hindari tidur telentang karena ini mungkin bisa membuat kontraksi meningkat.
Disarankan untuk berbaring menyamping ke sisi kiri tubuhmu Posisi ini mungkin bisa meringankan atau                         menghentikan tanda-tanda persalinan prematur.
 
Apabila kamu merasa tanda-tanda tidak hilang atau makin menjadi-jadi setelah sejam melakukan tindakan di atas, kamu harus memeriksakan diri ke dokter. Nantinya tim medis akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan tindakan yang akan dilakukan. Pemeriksaan biasanya meliputi detak jantung janin, kontraksi ibu, air ketuban, pemeriksaan urine, pembukaan rahim, dan USG.
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan, bila memungkinkan kamu mungkin akan diberikan beberapa obat-obatan untuk menghentikan kondisi tersebut. Obat-obatan yang mungkin diberikan dokter seperti cairan infus, obat untuk merelaksasi rahim dan menghentikan persalinan dini, antibiotik, dan obat untuk mempercepat pertumbuhan paru-paru janin.
 
Jika memang tubuhmu terus-menerus menampakkan gejala ingin melahirkan atau janin dalam keadaan tidak sehat, dokter akan bersiap-siap untuk membantumu mengeluarkan Si Kecil ke dunia.
 
Persalinan prematur dapat terjadi pada siapa saja, tetapi beberapa wanita berisiko lebih tinggi mengalami persalinan ini, di antaranya adalah: 

Memiliki berat badan terlalu kurus atau terlalu gemuk sebelum hamil.
Menjalani gaya hidup tidak sehat seperti merokok, minum alkohol, atau memakai narkoba.
Jarak antar kehamilan terlalu cepat.
Mengidap penyakit tertentu seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan pembekuan darah, atau infeksi.
Hamil anak kembar.
Mengandung janin yang memiliki cacat lahir tertentu.
Pernah mengalami persalinan prematur atau ada keluarga yang mengalaminya.
Tidak menjaga kehamilan dengan baik, seperti tidak rutin memeriksakan diri ke dokter, atau tidak mengonsumsi           asupan atau vitamin yang dibutuhkan ibu hamil.
 
Jika kamu termasuk ibu hamil yang telah disebutkan di atas, kamu disarankan untuk lebih waspada jika tubuhmu menampakkan gejala persalinan prematur.
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article