Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 07 February 2017
 Tanda Bahaya Pada Nifas
 
Pada umumya masa nifas normal akan berlangsung selama 6 minggu atau sekitar 40 hari. Apabila ibu mengalami nifas lebih dari 40 hari, sebaiknya ibu segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan bahwa tidak ada masalah pada organ reproduksi. Masalah-masalah yang paling sering ditakutkan pada masa nifas salah satunya adalah infeksi, dengan sejumlah gejala yang menyertainya.
 
Darah nifas yang masih keluar setelah lebih dari 40 hari dapat menjadi tanda adanya masalah pada rahim dan organ reproduksi. Pada artikel kali ini kita akan membahas tanda bahaya masa nifas akibat komplikasi yang terjadi setelah melahirkan. Ini merupakan hal yang wajib diwaspadai oleh setiap ibu yang tengah menjalani masa nifas. Apa saja tanda bahaya masa nifas yang tak boleh dibiarkan? Tanda bahaya masa nifas yang yang harus diperhatikan dan diwaspadai tersebut antara lain adalah : 
 
1. Perdarahan setelah melahirkan Merupakan perdarahan yang terjadi dengan jumlah darah melebih 500 ml setelah bayi lahir. Menurut waktu dibagi menjadi dua yaitu Perdarahan primer yang terjadi dalam 24 jam setelah anak lahir dan perdarahan sekunder yang terjadi setelah 24 jam anak lahir. Hal-hal yang menyebabkan perdarahan setelah melahirkan adalah atonia uteri atau rahim tidak berkontraksi, perlukaan jalan lahir, tertinggalnya sebagian ari-ari, dan terlepasnya sebagian ari ari dari rahim. 
 
2. Suhu Tubuh Meningkat Suhu tubuh ibu mungkin akan mengalami peningkatan pada hari pertama setelah melahirkan. Ini merupakan hal yang wajar dan mungkin disebabkan oleh dehidrasi selama proses persalinan, usahakan untuk memperbanyak minum air untuk mengganti cairan yang hilang. Namun apabila setelah 24 jam suhu ibu tetap mengalami peningkatan, maka bisa jadi ini merupakan tanda bahaya masa nifas yang menunjukkan adanya infeksi setelah persalinan. 
 
3. Sakit Kepala, Penglihatan Kabur, Pembengkakan Wajah Jika hal tersebut terjadi maka kemungkinan pada saat hamil, ibu mengalami penyulit kehamilan berupa preeklampsia dan eklampsia. Pada umumnya gejala tersebut akan berkurang secara perlahan setelah ibu melahirkan, namun apabila masih terjadi hal ini merupakan tanda yang harus diwaspadai dan memerlukan pemeriksaan segera. 
 
4. Subinvolusi Uterus  Merupakan proses involusi uteri atau pengecilan rahim yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga pengecilan rahim menjadi terhambat. Waspadai kemungkinan adanya subinvolusi uteri apabila darah setelah melahirkan mengeluarkan bau yang sangat tidak enak dan keluar gumpalan darah yang besar atau banyak dalam darah nifas. 
 
5. Tromboflebitis & Emboli Paru  Rasa sakit yang muncul di tempat tertentu, misalnya perasaan lemah dan hangat di daerah betis atau paha dengan disertai atau tanpa disertai kemerahan, dengan bengkak dan nyeri pada saat menggerakkan kaki, kemungkinan tanda adanya gumpalan darah pada pembuluh darah di kaki. Rasa sakit juga dapat dirasakan di dada, yang bisa merupakan tanda adanya gumpalan darah pada paru-paru. 
 
6. Depresi Setelah Persalinan Periode nifas juga merupakan waktu dimana ibu dapat mengalami stres yang terjadi pasca persalinan, terutama pada ibu yang baru melahirkan untuk pertama kali. Tanda adanya depresi pasca persalina antara lain perasaan sedih, kecewa, sering menangis, gelisah, cemas, kehilangan ketertarikan terhadap hal menyenangkan, nafsu makan berkurang, kehilangan energi dan kehilangan motivasi, dan tidak bisa tidur. Depresi ini merupakan salah satu bahaya masa nifas yang sering tak disadari, padahal kondisi ini harus diwaspadai karena dapat mempegaruhi ibu sehingga ibu mungkin akan mengabaikan si bayi. Mengetahui tanda bahaya nifas dan mewaspadainya merupakan suatu hal yang wajib dilakukan oleh ibu yang baru melahirkan. Oleh sebab itu, saya ingatkan lagi, segeralah ke dokter atau bidan apabila terjadi tanda bahaya nifas seperti darah yang keluar melebihi 500-600 ml, rahim terasa tidak berkontraksi atau lembek, darah yang keluar berbau menyengat, suhu tubuh ibu meningkat setelah 24 jam, keluar darah dengan gumpalan besar, nyeri dada, nyeri dan hangat serta merah di daerah betis, sakit kepala, penglihatan kabur, pembengkakan di wajah, dan depresi. 
 
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article