Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 28 December 2016
 Penyebab Persalinan Dengan Caesar
 
1. Panggul ibu yang terlalu kecil
 
Karena panggul sang Ibu yang berukuran kecil akan meningkatkan resiko untuk menjalani persalinan caesar. Terlalu kecilnya panggul sang Ibu ini diukur dari ukuran bayi yang dikandung itu sendiri sehingga secara tidak langsung ukuran bayi yang besar juga akan memperbesar resiko terjadinya persalinan melalui operasi caesar.
Bila tidak dilakukan maka sang Ibu akan sangat sulit sekali untuk mengeluarkan bayi bahkan mengejan pun akan terasa sia-sia. Hal tersebut akan membuat sang Ibu cepat lelah sehingga menimbulkan dampak negatif bagi si bayi (resiko yang paling tinggi yang dialami bayi adalah resiko kematian). Maka dari itulah persalinan dengan operasi caesar harus segera dilakukan.
 
2. Adanya kelainan pada mulut rahim

Kelainan pada mulut rahim adalah berupa tidak mampunya mulut rahim membuka sepenuhnya adalah faktor lain yang menyebabkan resiko persalinan caesar semakin tinggi. Hal ini disebabkan karena kondisi mulut rahim sang Ibu sama sekali tidak menguntungkan dan tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal.
Penyebab terjadinya kelainan pada mulut rahim adalah kurangnya persiapan sang Ibu ketika berada diawal usia kehamilan hingga menuju proses persalinan.
 
3. Kehamilan kembar
 
Ketika Anda mengalami kehamilan kembar dua atau lebih, maka proses persalinan caesar hampir tidak bisa dihindari. Dalam kasus kehamilan janin kembar ini, dakter akan merekomendasikan operasi caesar pada sang Ibu bilamana si bayi terperangkap dalam posisi yang sulit dan apabila sang Ibu belum cukup kuat untuk melahirkan anak kembarnya dengan cara normal.
 
4. Posisi bayi yang tidak normal

Pada saat kehamilan tunggal sekalipun apabila posisi bayi juga tidak menguntungkan (meskipun kecil) untuk terjadi, maka persalinan caesar akan dianjurkan oleh dokter. Posisi yang tidak menguntungkan tersebut adalah posisi sungsang, dimana posisi kepala bayi berada diatas akan menyulitkan proses pengeluaran bayi dari jalan lahir sang Ibu sehingga proses bedah caesar harus segera dilakukan untuk mengeluarkan si bayi sebelum sang Ibu mengalami kelelahan dan bayi mengalami stress.
 
5. Bayi dalam keadaan stress
 
Banyak sekali penyebab bayi mengalami keadaan stress. Kondisi stress bayi terlihat dengan gejala yaitu si bayi malas bergerak-gerak. Ketika si bayi mengalami keadaan stress tersebut maka keadaan itu akan kurang menguntungkan bagi sang Ibu untuk menjalani proses persalinan secara normal. Ketika dokter melihat fenomena ini terjadi, maka dokter akan menganjurkan Anda untuk melakukan persalinan caesar demi menyelamatkan Ibu dan si bayi.
 
6. Ibu dengan penyakit serius

Penyakit serius yang dimaksudkan adalah penyakit Ibu yang tidak memungkinkan untuk dilakukan proses persalinan secara normal. Salah satunya adalah penyakit diabetes. Sekitar 2% hingga 4% wanita, akan mengalami penyakit diabetes ini ketika menjalani masa kehamilan meskipun sebelumnya sang Ibu tidak mengalami diabetes. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon selama masa kehamilan.
Selain itu penyakit jantung juga bisa menyebabkan terjadinya persalinan caesar karena banyak spesialis kandungan yang mengkhawatirkan proses mengejan pada Ibu yang menderita penyakit jantung.
 
7. Lambatnya proses persalinan
 
Bila menjalani proses persalinan normal tapi bayi tidak menunjukkan adanya pergerakan (diduga mengalami stress) maka dokter dengan sigap akan menyarankan Anda untuk melakukan bedah caesar untuk menyelamatkan bayi agar bisa dikeluarkan dari rahim sang Ibu dengan keadaan sehat. Bila kondisi ini terjadi tanpa bantuan caesar maka kemungkinan besar bayi akan meninggal.
 
8. Ibu yang memiliki luka Herpes

Ketika sang Ibu memiliki virus herpes yang sedang aktif dimana luka tersebut sangat menyakitkan di daerah kemaluan sang Ibu, maka proses persalinan caesar pun akan disarankan oleh dokter kandungan Anda. Virus herpes bila dialami oleh Ibu Hamil akan menyebabkan beberapa kelainan selama masa kehamilan seperti keguguran, melahirkan prematur ataupun bayi dengan berat dibawah normal.
 
9. Telah pernah melakukan bedah caesar sebelumnya

Ibu yang pernah melakukan kelahiran dengan operasi caesar di proses persalinan sebelumnya maka akan memiliki resiko yang lebih besar dalam menjalani proses persalinan caesar pada melahirkan selanjutnya.
 
10. Kecelakaan yang tidak diinginkan

Apabila sang ibu mengalami kecelakaan atau sesuatu yang membuat air ketubannya pecah jauh sebelum proses persalinan dimulai maka dokter akan segera melakukan proses operasi caesar. Tentunya hal ini harus lewat persetujuan sang Ibu ataupun suami dengan alasan demi menyelamatkan nyawa sang bayi.
Apabila bayi terus dibiarkan menunggu lama dalam kandungan ibu setelah air ketuban pecah maka si bayi akan mengalami resiko kematian karena telah kehilangan kemampuan untuk bernafas.
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article