Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 09 December 2016
Pentingnya Ibu Hamil Memiliki Baju Hamil
 
Baju hamil merupakan pakaian wanita yang digunakan oleh ibu hamil pada masa kehamilan. Baju hamil memiliki ukuran yang lebih besar mengiringi peningkatan berat badan ibu selama kehamilan. Selain itu, baju hamil juga terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat, tidak panas di kulit, dan memudahkan pergerakan. Baju hamil didesain mengikuti pola perubahan fisiologis yang dialami wanita selama kehamilan.
 
Wanita hamil akan mengalami peningkatan suhu tubuh, peningkatan berat badan dan pembesaran bagian tubuh terutama di area perut dan payudara. Dengan menggunakan baju hamil, ibu hamil dapat beraktivitas sehari – hari dengan lebih luasa karena menggunakan pakaian yang nyaman dan mendukung proses kehamilan.
 
FUNGSI
Baju hamil merupakan pakaian yang didesain agar ibu hamil tetap bisa tampil cantik dan modis, serta nyaman menjalani perubahan fisiologis yang dialami selama kehamilan.
HAL TERKAIT
Pada saat seorang wanita hamil, akan terjadi banyak perubahan fisiologis pada tubuh wanita, beberapa di antaranya adalah :
  • Peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dapat menyebabkan mual dan muntah pada masa awal kehamilan;
  • Peningkatan hormon plasenta laktogen (HPL) yang dirangsang oleh stimulasi estrogen serta progesterone akan meningkatkan masa kelenjar mamae (payudara) sehingga buah dada akan membesar, kencang, dan terkadang terasa nyeri;
  • Pembesaran uterus secara perlahan akan meningkatkan tekanan pada daerah perut, dan wanita hamil akan mengalami poliuria. Frekuensi miksi atau buang air besar pada wanita hamil akan meningkat karena daya tampung kandung kemih menurun;
  • Hormon progesteron dapat menurunkan kontraksi otot polos, sehingga tonus otot polos pada saluran cerna akan menurun dan menyebabkan konstipasi;
  • Efek thermogenik progesteron akan meningkatkan suhu basal tubuh, sehingga tubuh wanita hamil akan lebih hangat atau panas dari biasanya;
  • Meningkatnya melanocyte stimulating hormone (MSH) akan menyebabkan pigmentasi berlebih pada tubuh wanita hamil, diantaranya adalah cloasma gravidarum yaitu deposit pigmen berlebih pada daerah wajah (pipi, hidung, dan dahi. Pigmentasi pada daerah areola dan papilla (puting) mamae menjadi lebih hitam. Striae gravidarum yaitu pigmentasi pada daerah kulit abdomen berupa garis hitam (linea nigra);
  • Peningkatan berat badan, pada wanita hamil terjadi peningkatan berat badan setiap bulannya dengan rata – rata 8 hingga 12 kilogram selama kehamilan;
  • Peningkatan tekanan abdominal juga dapat menekan daerah diafragma, sehingga terkadang dapat membuat rasa sesak nafas.
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article