Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 24 January 2017
Payudara Sakit Selama Menyusui 6 Penyebab & Solusinya
 
Setelah sakit karena melahirkan normal ataupun luka operasi caesar, seorang ibu seringkali menghadapi masalah lainnya, yaitu payudara sakit saat menyusui.
 
Seringkali, rasa sakit ini sangat mengganggu proses menyusui. Tak jarang rasa sakitnya membuat ibu menitikkan air mata, demi terus menyusui si bayi yang baru lahir.
 
Payudara sakit beranekaragam penyebabnya. Tingkatannyapun beraneka ragam, mulai dari yang ringan hingga parah disertai demam. Kali ini, kami akan membahasnya satu persatu untuk Anda.
 
1. Payudara sakit, terasa “penuh”, bahkan saluran tersumbat
Payudara sakit dan “bengkak” biasanya terjadi ketika air susu di payudara sudah terlalu penuh. Payudara kita memproduksi ASI sesuai kebutuhan bayi dapat menyesuaikan dengan jadwal menyusui kita. Jadi bila biasanya kita menyusui setiap 2-3 jam dan suatu kali terlambat melakukannya, payudara akan terasa kencang sekali.
Payudara yang terlalu penuh juga sering terjadi pada minggu pertama setelah melahirkan, karena si bayi masih belum dapat menyusu dengan baik. Bayi yang lahir prematur juga seringkali tidak cukup kuat menghisap ASI. Begitupula dengan bayi yang lidahnya mengalami tounge tie.
Bila terasa ada benjolan di salah satu sisi payudara, mungkin terjadi sumbatan pada salurannya. Cara penanganannya sama saja, yaitu dengan mengeluarkan ASI dari payudara.
Ketika payudara terlalu keras, bayi tidak dapat menghisapnya. Kompreslah dengan air hangat, kemudian keluarkan ASI dengan tangan atau pompa sebelum bayi menyusu. Setelah payudara lebih kendur, si kecil dapat menghisapnya dengan baik.
 
2. Infeksi payudara atau Mastitis
Jika saluran susu yang tersumbat tidak dapat diatasi dengan baik, payudara sakit tersebut dapat menyebabkan Mastitis (infeksi/peradangan payudara). Infeksi ini disertai dengan demam. Segeralah ke dokter untuk memeriksakannya. Biasanya, dokter akan meresepkan antibiotik.
Anda dianjurkan untuk tetap menyusui agar payudara dapat segera dikosongkan. Hisapan bayi adalah pompa terbaik untuk payudara Anda.
Jangan khawatir Bunda, ASI dari payudara yang tersumbat dan mengalami Mastitis tetap aman bagi si kecil. Mungkin ia akan menolak payudara yang sakit tersebut. Penyebabnya bukan karena rasa ASI berbeda, namun karena terasa lebih keras dan tidak nyaman baginya.
3. Puting luka
Payudara sakit dan puting yang lecet sering terjadi jika posisi menyusui tidak benar. Cobalah berbagai posisi menyusui, hingga Anda mendapatkan posisi yang paling pas dan nyaman.
Air liur bayi dan ASI adalah obat alami untuk puting yang luka. Oleskan sedikit ASI pada kedua puting setelah selesai menyusui, agar lukanya cepat sembuh.
Jika puting masih pecah dalam beberapa hari dan tak kunjung sembuh, ada baiknya Anda ke dokter untuk lebih diperiksa lebih lanjut. Mungkin saja, Anda mengalami infeksi atau iritasi kulit lainnya.
 
4. Jamur
Lidah atau mulut bayi, bisa saja mengidap jamur yang disebut dengan Oral Thrush atau penyakit mulut pada bayi. Jamur tersebut dapat menyebabkan infeksi pada mulut bayi dan menularkannya ke puting.
Infeksi jamur lebih mudah menular ke puting bila puting tersebut sudah lecet. Gejalanya adalah warna pink, merah, atau putih pada puting. Selain itu, sakit bukan hanya terasa saat menyusui, tetapi dapat berlanjut hingga 1 jam setelah menyusui. Segeralah ke dokter agar dapat diatasi dengan baik.
 
 5. Vasospasm
Kondisi ini jarang terjadi, namun beberapa ibu mengalaminya. Vasospasm adalah kondisi di mana puting sangat sensitif dengan udara dingin. Puting susu terlihat putih ketika bayi selesai menyusui kemudian bahkan berubah menjadi biru atau ungu dengan sakit seperti ditusuk dan menyengat. Jika Anda mengalami hal ini, jagalah agar kondisi Anda selalu hangat terutama sesudah atau sebelum menyusui.
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article