Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 29 December 2016
 Orang Tua Bekerja pun Bisa Sukses Memberi ASI Ekslusif
 
Apa sih yang perlu dipersiapkan orang tua yang bekerja agar anak-anaknya bisa mendapatkan ASI Ekslusif?. Kuatkan niat! Pahami alasan-alasan mengapa harus tetap memberikan ASI. Yakinkan diri dan lingkungan terhadap manfaat-manfaatnya, terutama untuk kesehatan ibu dan bayi, serta menjaga “bonding” ibu dan bayi, meskipun ibu harus bekerja. Bulatkan tekad! Siapa saja yang perlu membulatkan tekad? Ayah dan ibu harus satu kata. Setelah itu apa? percaya diri! Caranya bagaimana? Dengan mengikuti edukasi atau mencari informasi yang sebenar-benarnya, dan mencari atau membentuk dukungan untuk memberikan ASI Ekslusif.
 
Apabila rasa percaya diri untuk menyusui sudah kuat, maka langkah kedua adalah memantapkan komitmen! Jika sudah berkomitmen kuat, maka pastikan langkah ketiga ini Anda lakukan: 
 
Bagaimana memulai dengan benar?
 
1. Inisiasi menyusu Dini (IMD),
2. Rawat Gabung 24 jam,
3. Hanya ASI saja, dan
4. yang terpenting susuilah dengan SEPENUH HATI!
 
Nah, jika pemahaman sudah sampai tahap ini, maka bagi orang tua yang bekerja perlu mempersiapkan segala sesuatunya, agar ketika ibu mulai masuk bekerja sudah memiliki stok ASI Perah (ASIP), sudah memiliki kemampuan manajemen laktasi yang baik, sudah memiliki pengasuh yang handal dan dapat dipercaya untuk mengasuh dan memberikan ASIP.
 
Apa saja persiapan yang perlu dilakukan?
 
Persiapan saat hamil
 
Rencanakan porsi cuti melahirkan lebih lama ketika bayi sudah lahir.
Beritahukan rencana Anda untuk tetap memberikan ASI ketika sudah kembali bekerja.
Periksa juga apakah ada ruangan yang bisa digunakan untuk memerah ASI.
Mintalah dukungan pada rekan-rekan kantor, atasan, dan juga serikat pekerja yang ada.
Bergabunglah dengan organisasi/kelompok pendukung ibu-ibu ASI.
Belajarlah cara memerah ASI dengan tangan, atau mulai mencari breastpump (pompa ASI) yang sesuai.
Pertimbangkan pilihan cara/pekerjaan yang dapat mensukseskan pemberian ASI. Mulai dari pilihan jenis                         pekerjaan (jika ada) paruh waktu atau penuh waktu.
Kemudian pilihan cara pengantaran ASIP, apakah dibawa oleh Anda sendiri ketika pulang kerja, atau                                 menggunakan jasa pengantaran ASIP untuk dikirim ke rumah.
Mantapkan komitmen Anda untuk terus memberikan ASI pada sang buah hati, walaupun harus kembali bekerja.
 
        Persiapan setelah melahirkan
 
IMD secara langsung minimal 1 jam setelah kelahiran.
Perbanyak kontak kulit dengan bayi.
Istirahat yang cukup, relaks, dan fokuskan diri Anda untuk memantapkan kegiatan menyusui.
Tingkatkan pasokan ASI Anda denganmenyusui bayi sesuai dengan pemintaan.
Perah ASI di sela-sela setelah menyusui.
Hindari pemberian ASIP menggunakan dot, karena berisiko terkena gejala “bingung puting”.
Belajar untuk memberikan ASIP kepada bayi dengan menggunakan metode selain dot: cangkir, pipet, sendok                 kecil, dsb.
Pilih dan latih pengasuh bayi yang juga mendukung pemberian ASI.
Mantapkan teknik memerah ASI dengan tangan, atau menggunakan pompa ASI.
Mulai menabung ASIP 1 bulan sebelum mulai masuk kerja. Simpan ASIP sesuai dengan tata cara yang benar.
Konfirmasikan kembali dengan pihak kantor / atasan anda mengenai rencana Anda untuk tetap memberikan ASI.
 
Serta informasikan jadwal dan lokasi Anda akan memerah ASI.
 
Jika memungkinkan, gunakan 1 hari untuk uji coba meninggalkan bayi di rumah dengan pengasuh, dan Anda                 melakukan aktifitas perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya . Serta aktifitas memerah dan menyimpan               ASIP di tempat kerja.
 
Persiapan ketika sudah kembali bekerja
 
Pertimbangkan untuk kembali bekerja pada hari Kamis, agar lebih mudah bagi Anda dan bayi untuk                                   menyesuaikan ritme baru, karena hari sabtu sudah bisa bersama lagi.
Persiapkan segala kebuthan esok hari, pada malam hari sebelumnya.
Susui bayi Anda sebelum berangkat ke kantor.
Usahakan agar perpisahan dan pertemuan kembali dengan bayi dilaksanakan dalam suasana gembira.
 
Ketika berada di kantor:
 
Perah atau pompa ASI sesuai jadwal menyusu bayi Anda atau minimal dalam rentang waktu 3 jam.
Perah atau pompa ASI secara teratur sesuai dengan jadwal dan sebelum payudara Anda terasa penuh.
Gunakan cara yang benar untuk menyimpan dan mengangkut ASIP.
Pastikan bahwa pengasuh bayi Anda mengeri tata cara pemberian ASIP yang benar.
Minta kepada pengasuh bayi Anda untuk tidak memberikan ASIP ketika anda sudah dekat rumah.
Susuilah bayi Anda ketika sudah kembali pulang, pada malam hari, di akhir pekan dan setiap saat Anda sedang             bersama bayi.
Minta dukungan sesama rekan kantor dalam upaya anda untuk terus memberikan ASI.
Carilah sesama ibu bekerja yang juga menyusui untuk saling tukar pendapat pengalamam dan saling                               mendukung.
 
Pelaksanaan langkah-langkah itu memang tak semudah membacanya. Tapi percayalah, dengan bekal rasa cinta terhadap anak-anak Anda, Anda akan mampu melewati tahap demi tahap, langkah demi langkah. Semua itu demi memberikan bekal yang menjadi pondasi anak-anak Anda untuk tumbuh menjadi manusia utuh dan seperti harapan sebagian besar orang tua, anak harus lebih baik dari orang tuanya.
 
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article