Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 29 December 2016
 Mengenal 3 Jenis ASI yang Berbeda
 
ASI itu ternyata bisa dibedakan menjadi tiga jenis lho, atau banyak yang bilang dibagi menjadi tiga stadium, karena selain dibedakan menurut kandungannya, ASI ini juga dibedakan menurut waktu produksinya seiring perkembangan bayi.
 
Ketiga jenis ASI ini adalah: Kolostrum, ASI transisi/ peralihan, ASI matang/mature

Kolostrum merupakan ASI yang diproduksi pertama kali sampai pada hari keempat setelah persalinan. Namun dari sumber lain, ada juga yang mengatakan bahwa kolostrum ini bisa keluar beberapa saat sebelum persalinan hingga seminggu setelah persalinan. Ciri khas dari kolostrum ini berwarna kekuningan dan kental.
 
Kolostrum mengandung zat yang sangat baik bagi bayi, oleh karena itu banyak ahli yang menganjurkan para ibu untuk segera menyusui bayinya paling lambat 30 menit setelah melahirkan, sehingga bayi tidak akan kehilangan untuk mendapatkan kolostrum yang bergizi tinggi itu, mengingat kolostrum akan muncul kembali 30 jam kemudian.
Hal inilah yang menyebabkan program inisiasi menyusu dini sangat dianjurkan untuk dilakukan para ibu dan bayinya. Karena meskipun masih ada kesempatan 30 jam berikutnya untuk mendapatkan kolostrum, produksi kolostrum yang hanya satu milliliter per jamnya ini akan sangat kurang dalam memenuhi kebutuhan sang bayi. Jadi memang harus ada upaya yang cukup keras agar bayi mendapatkan kolostrum pertamanya untuk memenuhi gizinya.
 
Dalam berbagai penelitian menyebutkan kolostrum mengandung banyak mineral seperti Calsium (CA), Clorin (Cl), Magnesium (Mg), Ferrum/zat besi (Fe), Natrium (Na), dan seng (Zn). Selain itu kolostrum sangat kaya dengan protein, vitamin A, E dan B12.  Kandungan mineral dan protein dalam kolostrum ini lebih banyak disbanding dengan ASI mature, sedangkan kandungan karbohidratnya lebih rendah dari ASI mature.
 
Kehebatan Kolostrum tidak hanya sampai disitu saja, Kolostrum ini juga mengandung antibody yang tidak diragukan lagi khasiatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh sang bayi, tidak hanya ketika masa tumbuh kembangnya saja, tapi manfaatnya akan dirasakan seumur hidup. Kehebatan kolostrum sebgai antibody ini tak lain Karena protein utama yang terkandung didalamnya adalah imunoglobulin (IgG, IgA dan IgM), yang digunakan sebagai zat antibodi untuk mencegah dan menetralisir bakteri, virus, jamur dan parasit.
 
Dari segi fungsi, kolostrum berperan sebagai pencahar yang ideal untuk membersihkan usus bayi yang baru lahir dari zat zat yang tidak terpakai seperti membersihkan mikonium agar mukosa usus bayi segera bersih dan siap untuk menerima ASI. Karena hal inilah bayi sering defekasi dan faces berwarna hitam. Pembersihan air empedu dan mucus ini sangat penting karena paad bayi yang baru lahir sangat rentan terhadap infeksi dan lingkungan yang sangat baru baginya.
 
Dan satu lagi, pemberian kolostrum akan menghilangkan rasa lapar pada bayi baru lahir tamppa harus disertai asupan gula atau susu formula, sehingga langkah awal pemberian ASI eksklusif berjalan lancar.
Jenis ASI yang kedua adalah ASI transisi/ ASI peralihan yang diproduksi pada hari keempat sampai hari kesepuluh setelah persalinan. ASI transisi ini merupakan ASI yang keluar setelah kolostrum sampai sebelum ASI matang.
Volume ASI bertambah banyak dan berubah warna serta komposisinya seiring aktifitas bayi yang mulai aktif dan sudah mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan. Dalam ASI peralihan ini mengandung protein dan imunoglobin yang semakin menurun kadarnya, dan kandungan lemak dan laktosa semakin meningkat. Pada masa ini, pengeluaran ASI mulai stabil.
 
Yang terakhir adalah ASI matang/ mature, yang diproduksi paad hari kesepuluh sampai seterusnya. ASI ini berwujud agak cair dan berwarna pucat. Hal ini karena adanya penurunan kandungan mineral dalam ASI dan penambahan zat lainnya yang merupakan bentuk penyesuaian dari kebutuhan sang bayi. Inilah hebatnya ASI, bisa secara otomatis menyesuaikan komposisi kandungan gizinya sesuai kebutuhan sang bayi
 
ASI mature ini tidak akan menggumpal jika dipanaskan dan mempunyai kandungan yang relative konstan. Namun adakalanya ASI kelihatan cair dan tidak sekental & penuh lemak seperti susu sapi, tapi bukan berarti kandungan ASI tidak sehebat susu formula. ASI justru memberikan kandungan lemak terbaik untuk perkembangan otak bayi. Berbeda pula dengan susu formula, protein yang terdapat dalam ASI lebih mudah dicerna oleh bayi. Itulah sebabnya bayi yang hanya diberikan ASI lebih sering minum dibanding dengan bayi yang diberikan susu formula, dan semakin banyak minum, semakin baik untuk perkembangan tubuh bayi.
 
ASI yang mature ini, yang mengalir pertama kali sampai lima menit pertama biasa disebut foremilk yang lebih encer dan mempunyai kandungan lemak yang rendah dan laktosa yang tinggi, gola, protein, mineral, dan kandungan air yang banyak. Setelah itu, ASI yang keluar disebut hindmilk yang lebih kaya akan lemak dan nutrisi yang membuat bayi cepat kenyang.
 
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article