Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 28 November 2016
 
Kram Perut saat Hamil
 
 Kram perut saat hamil, terutama di perut bagian bawah, tergolong normal. Seiring dengan perkembangan bayi dan rahim yang membesar, hal itu juga membawa perubahan pada tubuh ibu.
 
Beberapa penyebab umum kram perut saat hamil, antara lain:
 
Tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah
 
Ibu hamil secara otomatis memperoleh peningkatan tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah. Hal ini kerap memicu rasa nyeri.
 
Peregangan ligamen
 
Untuk mendukung perkembangan rahim, tubuh akan meregangkan jaringan ikatatau ligamen yang menghubungkan tulang.
 
Gas yang berlebihan didalam perut
 
Hal ini disebabkan meningkatnya hormon progesteron, sehingga otot perut lebih rileks dan lebih lambat mencerna makanan. Kadang tak hanya terasa pada perut, namun juga dapat menjalar di bagian punggung dan dada.
 
Setelah berhubungan seks
 
Berhubungan seks dan orgasme dapat menyebabkan kram perut saat hamil, yang kerap diikuti dengan sakit pinggang ringan. Hal ini terjadi karena vagina dan rahim berdenyut saat orgasme dan dapat meninggalkan rasa kram  perut setelahnya.
 
Meringankan Rasa Tidak Nyaman
 
Meski tergolong normal, kram perut saat hamil bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk membantu mengatasinya, ada beberapa hal yang yang dapat dilakukan.
 
Hindari untuk melakukan gerakan tiba-tiba saat kram perut melanda, bungkukkan badan ke arah sumber sakit untuk membantu melegakan. Jangan lupa, minum airyang cukup karena dehidrasi bisa memicu timbulnya kontraksi palsu (Braxton hicks).
 
Jika rasa sakit karena gas di saluran cerna, cobalah untuk menggerakan tubuh atau melakukan olahraga khusus ibu hamil. Kemudian, akhiri dengan mandi air hangat. Atau, Anda dapat mengompres hangat pada bagian perut yang terasa nyeri.
 
Bila kram perut saat hamil terjadi setelah berhubungan seks, cobalah untuk memijat punggung dengan lembut. Selanjutnya, lakukan hubungan seks saat hamildengan lembut dan perlahan.
 
Kram perut saat hamil disebabkan oleh kontraksi Braxton Hicks yang sering terjadi pada kehamilan trimester akhir. Jika hal ini terjadi, ada baiknya ibu hamil berbaring. Jika nyeri terasa di bagian kiri, maka berbaring ke arah kanan atau sebaliknya. Angkat kaki lebih tinggi dari posisi kepala.
 
Waspadai Kram Perut Seperti Ini
 
Bukan berarti kram perut saat hamil, harus selalu dianggap ringan. Beberapa gejala yang mengiringi kram perut sebaiknya diwaspadai, seperti rasa sakit saat buang air kecil, keluar cairan abnormal atau flek atau darah dari vagina, muntah, demam, atau menggigil.
 
Rasa sakit pada perut saat hamil juga mungkin saja tidak terkait dengan kehamilan. Misalnya, batu ginjal, kista ovarium, radang usus buntu, ataupun infeksi saluran kemih.
 
Jika kram perut saat hamil diiringi gejala yang tidak biasa atau berat, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter kandungan atau pertolongan medis terdekat.
 
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article