Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 01 March 2017
 Khasiat Madu Bagi Ibu Nifas dan Menyusui
 
Periode kehamilan adalah periode emas dalam pembentukan organ pada janin. Pada periode ini, segala perilaku dan nutrisi seorang ibu sudah semestinya dijaga sebaik mungkin. Akan tetapi, perjuangan tak berakhir hanya sampai di sana. Setelah proses kelahiran, seorang ibu dihadapkan pada tanggung jawab yang lebih nyata terhadap bayinya.
Seperti yang kita ketahui, periode emas adalah masa-masa terbaik untuk memberi nutrisi dan intervensi dini bagi perkembangan buah hati. Periode emas ini berlangsung sebanyak dua kali, periode emas pertama (0 s.d. 3 tahun) dan periode emas kedua (3 s.d. 5 tahun). Salah satu cara untuk memberi nutrisi terbaik adalah dengan memberi ASI eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun.
 
Lalu apa yang dapat dilakukan seorang ibu pada periode menyusui tersebut? Nah, di bawah ini adalah peran penting madu dalam membantu ibu nifas dan menyusui:
 
  • Memulihkan Rahim
Setelah melalui serangkaian proses kehamilan dan persalinan, kondisi rahim seorang perempuan membutuhkan waktu untuk bisa kembali ke kondisi semula. Meski dalam tubuh setiap ibu yang menyusui juga telah diproduksi hormone oksitosin (berperan dalam kontraksi) untuk mengembalikan bentuk rahim, tapi tak ada salahnya pula bila Anda menggunakan madu untuk mempercepat proses tersebut. 
Menurut sebuah penelitian di Jepang, kandungan vitamin dan antibiotik dalam madu mampu mempercepat proses pembersihan dan pemulihan rahim. Di Indonesia sendiri, sudah banyak ibu nifas yang menggunakan ramuan ini.
  • Antibodi Ibu dan Bayi
Seperti yang telah dikatakan sebelu mnya, madu mengandung banyak senyawa antioksidan dan antibiotik (antibakteria). Kandungan tersebut berperan dalam memperkuat daya tahan tubuh baik ibu sebagai konsumsi utama, maupun bayi sebagai konsumsi kedua. Namun, antibiotic tidak baik bila dikonsumsi saat hamil. 
Kandungan antibiotik juga dapat menurunkan angka kejadian infeksi pada ibu yang baru saja melahirkan, terutama bagi ibu yang melahirkan melalui operasi caesar. Apabila Anda melahirkan di rumah sakit umum, perlu pula diwaspadai terjadinya infeksi nosocomial (infeksi yang didapatkan setelah berada di rumah sakit) karena memang rumah sakit adalah tempat bertemunya berbagai macam bakteri. Oleh karena itu, tak ada salahnya lebih berhati-hati dalam melindungi diri sendiri dan bayi.
  • Memperlancar Produksi Air Susu Ibu (ASI)
ASI merupakan nutrisi pertama dan terbaik yang dibutuhkan oleh bayi. Tak peduli sehebat apa pun susu formula zaman sekarang, ASI adalah yang terbaik. ASI yang keluar di saat-saat pertama setelah persalinan disebut sebagai kolostrum dan itu merupakan ASI yang terbaik bagi daya tahan tubuh bayi.
Akan tetapi, kendalanya adalah seringkali ASI tidak keluar atau hanya keluar sedikit. Kendala ini terutama dijumpai pada ibu dengan persalinan pertama atau dengan persalinan cesar. Nah, meminum madu dapat memperlancar produksi ASI. Selain madu ada pula beberapa makanan untuk meningkatkan produksi ASI. Silakan baca artikel :
 
Cara Memperbanyak ASI
 
  • Jenis Makanan Untuk Memperbanyak ASI.
Perlu diketahui, seorang ibu membutuhkan setidaknya kalori sebanyak 500 kkal untuk memproduksi sekitar 500 ml sampai 800 ml setiap hari. Sementara itu, madu mengandung 304 kkal setiap 100 gram. Hal ini tentu sangat membantu kebutuhan asupan kalori ibu menyusui dan juga berakibat lancarnya produksi ASI.
  • Menambah Stamina
Kandungan kalori yang cukup tinggi pada madu juga mampu menambah stamina ibu secara signifikan. Apalagi bagi ibu yang menyusui, yang membutuhkan stamina berkali-kali lipaat untuk menyusui dan merawat bayinya. Untuk seorang wanita karier, penggunaan madu juga akan sangat bermanfaat.
  • Membantu Pencernaan Ibu dan Bayi
Madu memiliki kandungan fruktosa yang lebih tinggi daripada glukosa, yang menyebabkannya relatif mudah dicerna tubuh. Tak hanya itu, madu juga mengandung serat yang cukup. Serat adalah zat yang paling mudah dicerna oleh tubuh. Dengan sering memakan makanan tinggi serat, pencernaan tidak akan bekerja terlalu susah untuk mencerna makanan. Apabila pencernaan berlangsung dengan baik, itu juga akan membentuk postur tubuh yang baik pula bagi seorang ibu.
 
Cara Konsumsi Madu
 
Cara pengunaan madu cukup sederhana, tak ada aturan absolut untuk itu, cukup takaran yang sewajarnya. Biasanya, seorang ibu cukup mengonsumsi 6 sendok makan madu setiap hari. Madu dapat dicampur ke dalam air, susu, atau minuman dan makanan lainnya.
 
Nah, demikian informasi yang dapat saya berikan seputar khasiat madu bagi ibu menyusui. Semoga para ibu dapat mempraktikkannya di rumah dan mendapatkan hasil semaksimal mungkin. Selamat berjuang untuk buah hati tercinta.
 
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article