Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 28 November 2016
 Jumlah Air yang Dikonsumsi Oleh Ibu Menyusui
 
Saat bunda menyusui secara tidak langsung bunda memberikan cairan tubuh kepada si kecil dalam bentuk ASI. Inilah yang menyebabkan kenapa selama menyusui, bunda perlu mendapatkan cairan ekstra dibanding saat sedang tidak menyusui. Prinsip dasarnya, jumlah cairan yang bunda keluarkan termasuk dalam bentuk ASI harus sebanding dengan jumlah cairan yang dimasukan.
 
Rata-rata anak bayi usia 6 bulan mengkonsumsi air susu ibu sekitar 950 ml setiap harinya, dan 90 persen komponen ASI adalah air, hal ini adalah gambaran kasar akan kebutuhan tambahan cairan bagi ibu menyusui. Para ahli laktasi merekomendasikan bunda untuk menambah sekitar 4 gelas cairan diluar rekomendasi kebutuhan dasar yang mencapai 8 gelas per hari.
 
Harap diingat bahwa hal ini bukan berarti semakin banyak bunda minum air akan semakin banyak produksi susu. Hasil penelitian mengungkap, memaksakan minum cairan dalam jumlah yang terlalu banyak dapat menurunkan produksi air susu.
 
Tips konsumsi cairan bagi ibu menyusui
 
Berikut adalah saran tepat untuk memenuhi kebutuhan cairan ibu menyusui agar mereka tidak mengalami dehidrasi.
 
Biasakan untuk membawa botol minuman kemanapun ibu menyusui pergi, dan selalu siapkan segelas air                     didekat ibu yang sedang menyusui.
 
Minum cukup air ketika sedang haus dan tambahkan sedikit dari biasanya. Harap diingat, haus bukan satu-                     satunya indikator tubuh kurang cairan.
 
Hindari konsumsi minuman berkafein. Selain kandungan kafein yang bisa masuk kedalam ASI dan tidak bagus             untuk bayi, kafein berperan sebagai diuretik atau pemicu buang air kecil.
 
Konsumsi setidaknya 8 gelas air putih plus ekstra beberapa gelas setiap harinya untuk memastikan ibu                           menyusui cukup cairan.
 
Selama bunda membiasakan minum 8 gelas cairan plus beberapa gelas tambahan, bunda tidak perlu khawatir kekurangan cairan tubuh selama menyusui
 
Air putih vs minuman lain untuk bunda menyusui
 
Air putih menempati urutan pertama sebagai sumber cairan yang direkomendasikan para ahli untuk ibu menyusui. Jika bunda ingin mengkonsumsi jenis minuman lain seperti sirup atau jus, batasi jumlahnya karena umumnya jenis minuman tersebut mengandung kalori yang cukup tinggi sehingga berpotensi menaikan berat badan.
Alternatif lainnya ibu menyusui dapat menambahkan sari buah alami kedalam air putih, misalnya perasan lemon. Jika bunda sering minum jus, sebaiknya jus dilarutkan dengan air untuk menurunkan kadar gulanya. Jus buah memang kaya akan vitamin namun miskin nutrisi lainya sehingga konsumsinya harus dibatasi.
 
Minuman bersoda dan teh sebaiknya juga di kurangi, jika tida bisa dihindari sama sekali. Minuman bersoda umumnya juga mengandung gula tinggi, sedangkan teh mengandung alkaloid yang dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh ibu menyusui.
 
Mekanisme kerja hormon ASI
 
Saat ibu menyusui kurang mengkonsumsi cairan, hormon yang terlibat dalam produsi air susu ibu akan mengatur proses sedemikian rupa sehingga tidak akan terlalu mempengaruhi volume air susu yang diproduksi, namun kurang asupan cairan pada ibu menyusui dapat memicu terjadinya sembelit, merasa lemas, dan menurunnya konsentrasi.
Ibu menyusui harus esktra waspada dengan gejala-gejala tersebut, dan segera menambah asupan cairan begitu tanda-tanda tersebut muncul. Salah satu indikator sederhana dari kondisi cairan tubuh adalah warna urin, jika urin tidak berwarna atau kuning pudar, menandakan mereka cukup cairan, sebaliknya jika warna urin cenderung lebih gelap, hal itu menandakan ibu menyusui perlu segera menambah asupan cairan.
 
 
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article