Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 06 February 2017
 Ibu Terkena Campak Apakah Boleh Menyusui
 
Campak jerman atau dikenal dengan istilah rubella merupakan infeksi virus dengan gejala utama ruam kemerahan pada kulit. Campak jerman dapat menular dari orang ke orang. Penularan terjadi ketika orang yang rentan (tidak memiliki kekebalan) terpapar virus dari orang yang terinfeksi melalui batuk atau bersin, atau kontak langsung dengan sekret pernapasan orang yang terinfeksi, seperti lendir atau ingusnya. Campak ini juga dapat ditularkan dari ibu hamil ke anaknya yang belum lahir melalui aliran darah. Penderita rubella dapat menularkan virus mulai dari 10 hari sebelum timbulnya ruam hingga sekitar 1-2 minggu setelah ruam menghilang.
 
Bahaya sebenarnya adalah bagi bayi yang belum lahir (janin), atau bayi yang baru lahir, jadi jika ibu terkena campak beberapa waktu setelah melahirkan, tidak diperlukan tindakan pencegahan khusus. Susu Ibu tidak akan menularkan virus rubella, dan justru akan berisi antibodi untuk membantu bayi melawannya. Jika bayi terkena campak jerman setelah lahir, biasanya merupakan kasus yang ringan. Rubella ini memang penyakit menular, tapi ringan, yang biasanya tidak lebih serius daripada flu biasa. Sekali lagi, perhatian serius yaitu terhadap bayi yang belum lahir yang ibunya terkena rubella sebelum bayi itu lahir, bukan terhadap bayi yang ibunya terkena campak jerman dalam minggu-minggu setelah kelahiran. Jadi kesimpulannya, ibu boleh tetap menyusui bayinya. Bayi akan lebih baik jika mendapatkan ASI, karena banyaknya zat kekebalan yang akan membantu melindungi dia. ASI bahkan dapat memberikan imunisasi alami untuk rubella. Namun harus menjaga agar bayi jangan sampai terpapar virus  sebagaimana telah disebutkan cara penularan rubella seperti di atas.
 
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article