Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 22 February 2017
 Ibu Hamil Begadang – Penyebab, Bahaya dan Pencegahan
 
Anda senang begadang? Menunda-nunda waktu istirahat di malam hari karena tuntutan pekerjaan? Jika Anda seorang wanita yang sedang dalam kondisi hamil tapi suka begadang, Anda harus memperhatikan penjelasan berikut ini karena nyatanya kebiasaan buruk tersebut berbahaya bagi ibu dan janin. Begadang tidak dianjurkan bagi ibu hamil bahkan untuk alasan apapun. Tidur yang tidak teratur berisiko mengganggu kesehatan ibu maupun janin yang dikandung. Setiap ibu hamil harus memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat minimal 8 jam sehari, termasuk tidur di malam hari atau total antara tidur di malam hari dan di siang hari.

Penyebab
 
Perubahan Fisik – Saat hamil, terjadi perbesaran rahim yang otomatis membuat perubahan pada fisik ibu. Akibatnya, ibu menjadi kesulitan akan posisi tidur yang baik saat hamil terutama pada kehamilan di trimester ketiga. Perbesaran rahim turut menekan diafragma yang menyebabkan ibu menjadi merasa sesak dan kesulitan saat bernapas. Perbesaran rahim juga turut menciptakan keluhan lain seperti sakit punggung, nyeri sekitar pinggang, dan sering kencing.
 
Perubahan Hormon – Adanya perubahan hormon terutama di awal masa kehamilan menyebabkan ibu hamil mengalami mual dan muntah, pusing, suhu tubuh meningkat sehingga ibu sering merasa gerah. Hal ini berpengaruh terhadap kualitas istirahat dan tidur ibu. Namun, perlu diketahui bahwa hal ini wajar terjadi asal masih dalam batas normal.
 
Kondisi Psikis – Kehamilan merupakan masa transisi yakni masa sebelum memiliki anak dan setelah melahirkan nanti. Secara umum, semua emosi yang dirasakan oleh ibu hamil cukup labil. Terkadang ibu mudah cemas dan merasa takut akan hal-hal buruk yang mungkin bisa menimpa diri sendiri maupun pada bayi.
 
Bahaya
 
1. Kelelahan
 
Kurangnya jam tidur membuat ibu hamil mudah kelelahan dikarenakan tubuh dipaksa untuk terus bekerja tanpa ada jeda waktu untuk beristirahat yang cukup. Kurang tidur bisa menurunkan kemampuan sel darah putih sehingga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, ibu jadi rentan akan penyakit dan infeksi. 
 
2. Memicu kontraksi rahim
 
Kelelahan akibat kurang tidur bisa menyebabkan kontraksi rahim. Namun, kejadiannya tidak sama pada tiap ibu hamil. Artinya, ada ibu yang kelelahan dan berimbas pada terjadinya kontraksi rahim, ada juga yang tidak. Kontraksi berlebihan yang terjadi akibat kelelahan dan kurang tidur bisa menyebabkan terjadinya keguguran terutama jika terjadi pada trimester awal. Sedang pada trimester kedua atau ketiga bisa menyebabkan kelahiran prematur.
 
3. Sakit kepala
 
Saat begadang, berarti ibu memaksa tubuh termasuk otak untuk terus bekerja. Padahal, otak pun butuh untuk dirilekskan barang sebentar. Akibatnya, sel di otak mengalami gangguan dan hal tersebut membuat ibu mengalami sakit kepala.

4. Meningkatkan tekanan darah
 
Akibat dari begadang bisa memicu timbulnya stres akibat tubuh dan otak yang melemah karena kurang istirahat. Hal ini berisiko meningkatkan tekanan darah sehingga ibu hamil menderita hipertensi dalam kehamilan.

5. Anemia
 
Begadang mengganggu produksi sel darah merah sehingga menyebabkan terjadinya anemia pada ibu hamil. Ibu yang menderita anemia berisiko melahirkan bayi prematur bahkan bisa terjadi keguguran. Pada saat proses persalinan juga bisa menyebabkan persalinan lama akibat kelelahan otot rahim untuk berkontraksi (inersia uteri) sampai tidak bisa lagi berkontraksi (atonia uteri) akibatnya terjadi perdarahan dan syok.
 
Pencegahan
 
  • Mengatur posisi tidur
Ibu hamil dianjurkan untuk tidur dengan posisi tubuh miring ke kiri agar pembuluh darah besar tidak tertekan sehingga aliran darah ke janin tidak terganggu. Jangan tidur dengan posisi tidur yang berbahaya seeprti telentang karena bisa menyebabkan ibu sesak napas. Posisi meringkuk bisa menyebabkan sakit di perut, pinggul, dan rasa pegal di punggung.
  • Kurangi minum di malam hari atau menjelang tidur
Salah satu rasa tidak nyaman selama masa kehamilan adalah buang air kecil yang sering, akibat tekanan rahim pada kandung kemih. Untuk mengatasi hal ini, ibu hamil dianjurkan untuk tidak terlalu banyak minum saat malam hari atau minimal 2 sampai 3 jam sebelum tidur. Sebagai gantinya, minum air putih yang banyak pada siang hari.
  • Senam hamil dan latihan pernapasan
Senam hamil dapat membantu ibu menenangkan otot-otot yang pegal dan kaku serta. Senam hamil yang dilakukan secara rutin juga bisa membantu mempermudah proses persalinan nanti. Sedangkan latihan pernapasan membantu konsentrasi dan berpengaruh terhadap kenyenyakan tidur ibu hamil.
  • Mengatasi Rasa Mual
Cara mengatasi mual saat hamil yang disertai muntah, dianjurkan untuk mengurangi makan makanan yang berminyak, berbumbu keras atau berbau tajam. Makan sedikit-sedikit tapi sering, Duduk tegak setiap kali selesai makan, dan Jangan menggosok gigi segera setelah makan. Jika merasa pusing, jangan berdiri terlalu lama tapi berbaringlah dan angkatlah lutut Anda. Jangan berdiri tiba-tiba dari posisi duduk atau ketika sedang mandi. Jika berbaring, pertama-tama miringlah ke samping sebelum benar-benar bangun.
 
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article