Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 23 January 2017
 Hal-hal yang Akan Dirasakan Ibu Menyusui
 
1. Rasa lapar dan Haus Berlebihan Hal ini wajar terjadi, karena seorang ibu menyusui butuh ekstratenaga dan banyak cairan untuk kecukupan air susu ibu. Terkadang seorang ibu muda akan kuatir menjadi kegendutan, tapi sebenarnya badan ibu akan menjadi lebih susut. Hal ini pun dibuktikan oleh saya sendiri dan beberapa teman yang juga menyusui banyaknya mereka makan tidak berbanding lurus dengan naiknya berat badan. Sehabis melahirkan, berat badan saya menjadi 59 kg dan setelah beberapa bulan menyusui, berat badan saya malah kembali normal 50 kg. So, Dont worry mom! breastfeeding is the best way for diet
 
2. Tidak Bisa Tidur Nyaman Ini adalah hal yang sering terjadi, apalagi di 3 bulan pertama. Bayi akan terus menerus minta disusui karena mudah lapar bisa jadi hanya dalam beberapa menit. Sifat ASI yang lebih cair dan lambung bayi yang masih kecil membuatnya mudah merasa lapar.  Terkadang ibu akan menjadi kurang tidur. Orang biasa saja kalau kurang tidur akan mudah stres dan emosi kan? Apalagi ibu menyusui, Anda bisa membayangkannya. Oleh karena itu di masa-masa seperti ini rawan pertengkaran bila suami atau orang sekitar tidak mengerti betapa hal tersebut membuat mood ibu naik-turun.
 
3. Sakit Punggung Setiap Saat Seorang ibu menyusui akan menghadapi berbagai macam perubahan dalam tubuhnya. Sakit punggung adalah hal yang paling saya perangi dalam proses menyusui. Terkadang bisa membuat saya menangis, karena ada rasa capek, dan pegal yang tak kunjung sembuh. Selain sakit punggung, rasa ngilu di sekujur tubuh dan gigi sensitif menjadi teman saat menyusui. Agar sukses menyusui dan tidak menyerah, maka ibu perlu berdamai dengan keadaan, selalu berpikiran positif dan menjaga nutrisi. Suami yang pengertian, cobalah bantu istri dengan memijat punggungnya atau kakinya, dan pijatan Anda akan memberi rasa rileks sehingga produksi ASI akan lebih banyak.
 
4. Kehilangan "Me Time" Para suami, mengertilah akan hal ini. Seorang wanita selalu memiliki "me time", dan ketika mereka memiliki seorang bayi maka hilanglah semua masa-masa itu hingga anak berusia lebih dari 2 tahun. Me time adalah sebutan untuk waktu di mana seorang wanita akan lebih memperhatikan, merawat dan memanjakan dirinya dengan caranya sendiri. Tak jarang, bagi ibu yang sudah terlalu capek apalagi ia pun masih bekerja menjadi lebih "kusut" dan "memiliki kantong mata" besar. Selain mengurus anaknya ia pun harus mengatur rumah tangga juga melayani suaminya. Hargailah pengorbanan istri ini, dan berikan perhatian dan dukungan dengan kata-kata positif. Bilamana ada kekurangan dan ketidaksempurnaan dalam hal mengatur rumah atau pekerjaannya, maka perlu dimaklumi karena ada banyak faktor yang membuatnya menjadi demikian, misalnya rasa lelah, kurang tidur sehingga menjadi kurang konsentrasi/pelupa. Perhatian pasangan akan menjadi mood booster bagi ibu untuk tetap berjuang menyusui. 
 
5. Menjadi Mudah Pelupa Wahai para suami, harap memaklumi jika istri Anda menjadi lebih pelupa. Ada iklan yang menyatakan karena kurang cairan maka menyebabkan orang jadi kurang konsentrasi. Nah, hal ini pun terjadi dengan ibu yang menyusui. Cairan tubuh ibu otomatis terbagi untuk suplai ASI. Hal ini akan semakin parah terjadi bila ibu kurang minum. Jadi, para suami atau orang sekitar ada baiknya sering mengingatkan ibu menyusui untuk rajin-rajin minum paling tidak 2,5 liter per hari. 6. Sakitnya Digigit Nah, ini dia salah satu hal yang membuat beberapa rekan wanita tak mau menyusui, yaitu takut sakit digigit. Jujur saja, ketika digigit rasa sakitnya bisa sampai ke ubun-ubun. Tetapi janganlah gentar karena hal tersebut tidak berlangsung terus-menerus. Pastinya memang hal ini terjadi saat bayi tumbuh gigi, namun sebenarnya bisa diatasi sejak dini, yaitu dengan cara menyusui yang benar. Bila bayi terbiasa menyusui dengan cara yang benar maka hal ini akan meminimalisasi kemungkinan sering digigit.  Selain itu, bisa dibantu dengan memberikan teether yang dingin untuk mengurasi rasa ngilu di giginya. 
 
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article