Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 21 November 2016
Efek Berbahaya Darah Tinggi Bagi ibu Hamil dan Cara Pencegahannya
 
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya. Hipertensi kerap terjadi pada masa kehamilan seorang wanita. Penyakit ini tidak hanya mengganggu sang calon ibu namun juga bayi dalam kandungannya. Hipertensi pada wanita hamil biasanya terjadi pada wanita dengan usia antara 30-40 atau calon ibu muda dengan usia kurang dari 20 tahun.
 
Pola makan yang tidak sehat, konsumsi alkohol, rokok, stress merupakan pemicu timbulnya hipertensi. Bisa dikatakan hipertensi terjadi ketika tekanan darah berada diatas 140/90 mmHG. Adanya tekanan yang terjadi, bisa merusak dinding arteri pada pembuluh darah. Lalu, apakah Efek Bahaya Darah Tinggi Pada Ibu Hamil?
 
Dampak Darah Tinggi ataun Hipertensi Pada Ibu Hamil:
  • Berkurang suplai darah ke plasenta
Hipertensi bisa menyebabkan berkurangnya suplai darah ke plasenta. Kekurangan suplai darah berarti janin dalam perut ladies juga kekurangan suplai oksigen dan nutrisi. Hal ini bisa mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan janin yang lambat dan meningkatkan resiko terjadinya bayi lahir dengan berat badan di bawah normal.
  • Risiko Placental abortion
Efek Bahaya Darah Tinggi Pada Ibu Hamil adalah dapat meningkatkan resiko terjadinya placental abruption. Placental abruption adalah keadaan di mana plasenta terpisah dari rahim sebelum waktu yang seharusnya. Hal ini mengakibatkan suplai oksigen ke janin terputus dan menyebabkan pendarahan hebat pada ibu hamil.
  • Kelahiran Bayi Prematur
Kelahiran prematur bisa terjadi ketika ibu hamil menderita hipertensi. Kelahiran lebih cepat dari waktu yang seharusnya ini sengaja dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.
Untuk menghindari darah tinggi pada ibu hamil, berikut adalah cara menghindarinya. Dengan melakukan tips berikut ini maka kita dapat mencegah darah tinggi pada ibu hamil.
 
Cara Menghindari atau Mencegah Hipertensi Pada Ibu Hamil :
  1. Tidak minum minuman keras atau minuman beralkohol
  2. Hentikan kebiasaan merokok merokok, dan jauhi lingkungan perokok.
  3. Hindari stress.
  4. Lakukan pola makan yang sehat, antara lain dengan konsumsi protein tinggi, hindari konnsumsi berlebih makanan yang mengandung hidrat arang dan garam berlebih.
  5. Lakukan olah raga yang sesuai (dianjurkan berkonsultasi, untuk menentukan olah raga yang sesuai untuk ibu hamil).
  6. Dianjurkan mengkonsumsi makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah seperti cokelat, ikan buah jeruk, buah pisang dan ikan.
  7. Jangan lupa untuk melakukan kontrol ke dokter secara rutin terhadap kehamilan ibu dan ikuti petunjuk yang disarankan.
Cara Menghindari Darah Tinggi Pada Ibu Hamil penting dilakukan selama masa kehamilan dan setelah maupun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan tekanan darah yang tidak normal atau cenderung tinggi atau hipertensi pada kehamilan berisiko terhadap keselamatan dan kesehatan ibu dan janin.
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article