Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 06 February 2017
 Cara Mengatasi Sesak Nafas Asma Saat Hamil
 
Bagaimana cara mengatasi agar sesak nafas saat hamil tak sampai memengaruhi asupan oksigen dan membahayakan janin?
 
1. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah ini. Jika memungkinkan mintalah dokter untuk mengukur fungsi paru-paru melalui alat khusus seperti spirometri misalnya. 
 
2. Amati pergerakan janin setiap hari setelah usia kandungan 28 minggu. 
 
3. Jika sesak nafas masih berlanjut, maka lakukan check-up memakai ultrasound (USG) setelah usia kandungan 32 minggu untuk memonitor perkembangan janin. Pemeriksaan ultrasound juga dapat memberikan informasi pada dokter untuk memeriksa kondisi janin pasca serangan asma. 
 
4. Kenali pemicu asma, buat catatan untuk menengarai waktu atau penyebabnya, dan.. 
 
5. sedapat mungkin kurangi kontak dengan pemicu asma, misalnya seperti asap rokok, debu, lingkungan lembab, bulu binatang, aroma yang terlalu kuat, serta stres. 
 
6. Lindungi diri agar tak sampai terkena flu, misalnya melalui vaksin influensa sesegera mungkin. 
 
7. Ketika sesak nafas menyerang, duduklah yang tegak. Hindari berbaring dan cobalah untuk tetap tenang. Ambil inhaler dan isap sekali setiap 1 menit, hingga batas 10 kali isapan. Bila kondisi belum membaik setelah 10 kali isap, maka segera hubungi dokter. 
 
8. Redakan dengan olahraga pernafasan, misalnya dengan yoga. Beberapa pose yoga yang melibatkan pernafasan seperti Vakrasna (Twisted pose), Utkatasana (Chair pose), Konasana (Angle pose), Parvatasana (Mountain pose), Yastikasana (Stick pose), atau Bhadrasana (Butterfly pose) patut dicoba. Hanya ketika melakukannya, ibu hamil dilarang menahan nafas seperti yang biasa dilakukan saat seseorang berlatih asana/ pranayam. 
 
9. Mengonsumsi obat pereda sesak nafas. 
 
Sebuah pertanyaan kemudian muncul mengenai konsumsi obat untuk menyembuhkan asma. Apakah obat-obatan yang biasa dikonsumsi oleh penderita asma sebelum hamil, masih tetap aman diminum pada saat ia mengandung? Guna menjawab hal ini tentunya Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Jika dokter mengatakan bahwa obat yang ibu minum selama ini aman, maka tak mengapa untuk tetap mengonsumsinya. Namun bila tidak, maka mintalah obat baru yang aman dan aturan minumnya. Jangan pernah mengubah sendiri aturan konsumsi obat yang sudah ditentukan. Selalu konsultasikan dengan dokter bila timbul efek lain dari pengobatan yang sedang berjalan. 
 
Begitu pula dengan inhaler yang selalu Anda andalkan selama ini di kala sesak nafas datang. Meski belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa menghirup inhaler saat hamil bisa menimbulkan resiko buruk bagi janin, namun tak ada salahnya untuk memastikannya lagi dengan dokter. Demikianlah beberapa cara mengatasi sesak nafas saat hamil yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat bagi Anda.
 
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article