Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 15 February 2017
 Bahaya Aborsi Bagi Remaja
 
Bahaya aborsi ini menyebabkan berbagai hal yang tidak diinginkan seperti :
 
1. Menyebabkan Infeksi pada rahim
 
Ketika aborsi dilakukan tidak steril akan menyebabkan infeksi dan pembengkakan pada rahim yang dapat menjadikan rahim dalam keadaan peradangan hebat dan pendarahan susulan. Jika tidak segera diobati secara medis akan menimbulkan kerusakan rahim.
 
2. Menyebabkan Kemandulan
 
Ketika aborsi dilakukan akan terjadi luka dan pendarahan pada indung telur dan berpotensi mengakibatkan penumpukan darah yang menjadi daging yang mengakibatkan  penyumbatan pada indung telur. Saluran indung telur yang tertutup akan sulit terjadi pembuahan dan kehamilan berikutnya.  Dengan demikian Kemandulan tidak dapat dihindari. 
 
3. Menyebabkan Infeksi rongga panggul
 
Infeksi terjadi karena ketika aborsi terjadi penekanan dan pemaksaan agar janin segera bisa dikeluarkan. Infeksi rongga panggul dapat menyebar ke jaringan lain sekitar rahim yang mengakibatkan terbentuknya jaringan parut serta pelengketan fibrosa didalam organ perut dan akan menyebabkan rasa nyeri dan perih dalam jangka panjang.
 
4. Terkena kanker leher rahim
 
Penanganan aborsi karena prosedur pengguguran yang dilakukan oleh orang yang kurang ahli dapat menyebabkan kerusakan pada serviks yang akhirnya akan memicu munculnya sel kanker leher rahim. 
 
5. Terkena kanker Indung telur
 
Aborsi yang dilakukan tidak sesuai dengan prosedur medis yang benar menyebabkan bagian indung telur infeksi, radang dan terkoyak yang jika dibiarkan akan mempermudah virus dan bakteri masuk pada luka luka tersebut dan memicu tumbuhnya sel kanker.
 
6. Terkena kanker hati

Rusaknya jaringan rahim akibat aborsi dapat menyebabkan munculnya sel kanker pada hati karena akibat penjalaran bakteri yang ada pada rahim yang terinfeksi  kearah jaringan hati melalui aliran darah.
 
7. Cacat pada kelahiran bayi berikutnya
 
Aborsi kerab menimbulkan infeksi dan peradangan didaerah serviks dan rahim. Kondisi ini meningkatkan bayi akan lahir cacat atau prematur pada kehamilan berikutnya, penyebabnya karena sebelumnya telah telah terjadi komplikasi yang diakibatkan karena aborsi. 
 
8. Kelainan plasenta
 
Plasenta akan mengalami ketidaknormalan ketika terjadi proses kehamilan yang kedua, karena plasenta akan melekat diatas rahim yang rusak akibat aborsi. Hal ini menyebabkan kehamilan tidak akan pernah terjadi atau tidak normal.
 
9. Menyebabkan sering keguguran
 
Aborsi kerab menyebabkan rahim yang pernah rusak atau infeksi menjadi lemah dan sensitif. Jika terjadi kelelahan tubuh tau mengangkat benda-benda sedikit berat, maka janin yang baru berusia 2 minggu akan mudah gugur. Penyebab keguguran ini akan terjadi pada kehamilan berikutnya.
 
10. Menyebabkan Kerusakan leher rahim
 
Aborsi dapat merusak leher rahim dan mempermudah masuknya bakteri yang akan membuatnya infeksi. Hal ini akan berdampak buruk bagi otot rahim yang juga akan ikut rusak dan menimbulkan nyeri menahun.
 
11. Rahim radang dan infeksi karena sobek

Rahim yang meradang dan mengalami sobek akan menyebabkan pendarahan hebat. Trombosit tubuh akan cepat menurun dan denyut jantung melemah, akhirnya dapat menyebabkan kematian.
 
12. Menyebabkan kematian mendadak
 
Aborsi yang melukai organ organ rahim secara bersamaan akan menimbulkan infeksi dan pendarahan hebat dan menyebabkan sakit yang luar biasa pada rahim yang menyebabkan kematian mendadak karena shock.
 
13. Menyebabkan kematian perlahan
 
Tindakan aborsi yang tidak dilakukan dengan prosedur kesehatan yang memadai, rahim dan sekitarnya akan mengalami ketidak normalan hormol serta kerusakan fungsi organ tubuh lain. Peradangan akibat pendarahan yang merusak rahim akan terus memicu komplikasi selama beberapa bulan kedepan dan berakhir dengan kematian.

14. Kematian karena pendarahan hebat

Aborsi selalu beresiko menimbulkan pendarahan hebat, tetapi jika ditangani dengan prosedur yang baik, pendarahan akan bisa diatsai dengan cepat. Pendarahan hebat akan menimbulkan kematian karena sel darah merah sangat minin didalam tubuh menyebabkan jantung tidak mengkin bisa memompa darah yang jumlahnya tidak memadai.
 
15. Menyebabkan Infeksi pada alat reproduksi
 
Aborsi yang tidak steril dapat melukai jaringan alat reproduksi dan dapat mengakibatkan luka menjadi membusuk dan memiliki cairan dengan bau yang tidak sedap. Kondisi  ini memicu datangnya bakteri yang akan memperparah keadaan dan menimbulkan rasa sakit yang luar bisa di seputar rahim dan leher rahim.
 
16. Menyebabkan Anemia

Kehilangan banyak darah ketika proses pengguguran mengakibatkan kehilangan sel darah merah dan zat besi dalam tubuh , kondisi ini menyebabkan anemia berat yang membuat tubuh sangat lemas dan mudah jatuh sakit.
 
17. Menyebabkan perut buncit

Aborsi yang sembarangan akan menyebabkan perut menjadi buncit seperti hamil dua bulan, Penumpuka lemak terjadi sanagt cepat ketika aborsi dilakukan enzim pencernaan terganggu dan tidak dapat melakukan aktifitas pengahancuran makanan dan lemak dengan normal.
 
18. Munculnya selulit pada kulit perut
 
Menyebabkan selulit pada permukaan kulit perut karena efek dari yang dihasilkan dari perubahan hormon estrogen ketika hamil (sebelum diaborsi ) dan setelah pelaksanaan aborsi  selesai  keadaan selulit justru semakin kentara dan jelas karena perubahan hormon berikutnya yang masih belum bisa normal sepenuhnya. 
 
19. Menyebabkan Kerontokan rambut

Aborsi dapat menyebabkan kerontokan parah pada rambut dan masih akan berlangsung beberapa bulan kedepan, hal ini disebabkan karena hormon estrogen yang tidak seimbang dan belum normal sepenuhnya.
 
20. Daya tahan tubuh menurun

Ketika pendarahan hebat dan infeksi terjadi maka akan mempengaruhi kinerja organ tubuh lain. Kekurangan cairan dalam tubuh menyebabkan daya tahan tubuh akan terus menurun.
 
21. Terkena kanker payudara
 
Produksi hormon estrogen ketika hamil meningkatkan pertumbuhan jaringan payudara dan sangat sensitif . jika jaringan ini terganggu maka akan memicu tumbuhnya sel kanker. Tetapi beberapa penelitian di Amerika serikat masih meragukan hal ini, tetapi sudah banyak kasus setelah aborsi payudara ditumbuhi sel kanker. masalah ini masih dalam tahap penelitian untuk membuktikan  kebenarannya.
 
22. Mengalami gangguan Psikologi (Depresi)
 
Setelah aborsi biasanya remaja akan mengalami tekanan pikiran dan  mental karena perasaan merasa bersalah. Kondisi ini akan terus berlanjut selama  beberapa minggu dan jika didiamkan saja  akan berubah menjadi stres dan depresi. Perlu dukungan banyak pihak untuk mengembalikan rasa percaya dirinya.
 
23. Tubuh demam dan dehidrasi

Pendarahan hebat ketika aborsi berlangsung menyebabkan tubuh kekurangah air alminya didalam tubuh dan menderita dehidrasi, tubuhnya akan  menggigil dengan suhu tubuh meningkat tajam. Tubuh kehilangan rasa nyamannya karena efek dari hormon estrogen yang sedang berusaha melawan bakteri dan nyeri peradangan yang terjadi.
 
24. Menyebabkan tak sadarkan diri
 
Pendarahan hebat akibat aborsi menyebabkan kadar insulin dan sel darah merah dalam tubuh semakin berkurang dan ketika terjadi  peradangan dan infeksi yang menyebabkan sakit luar biasa maka tubuh akan kehilangan keseimbangan kemudian akan mengakibatkan pingsan.
 
25. Sakit disekitar kandung kemih dan Usus
 
Rasa sakit akibat adanya kerusakan pada leher rahim dan mulut rahim dapat menjalar kearah kandung kemih dan jaringan usus yang menyebabkan nyeri dalam jangka panjang.
 
Prosedur aborsi yang steril dan sesuai dengan peraturan medis rumah sakit mampu memperkecil dan bahkan mencegah resiko komplikasi pasca aborsi. Rahim adalah alat reproduksi yang sangat sensitif terhadap hal-hal yang tidak steril, sudah saatnya memilih cara yang aman jika memang aborsi harus dilakukan.
 
Meningkatkanya aborsi dikalangan remaja akibat dari pergaulan bebas yang didukung oleh ketidakpahaman mereka akan resiko aborsi bagi kesehatan mereka dimasa yang akan datang. Mereka harus tahu jika efek negatif karena telah melakukan aborsi masih akan  terus berlanjut dan menpengaruhi kesehatan rahim mereka untuk masa masa dimana nantinya mereka akan punya anak lagi dari pernikahan yang resmi.
 
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article