Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 01 December 2016
 Aktivitas yang Harus Berhenti Ketika Hamil
 
Masa kehamilan adalah masa yang sangat rentan. Sebagai seorang ibu hamil, Mam harus memperhatikan secara baik-baik kondisi janin yang ada di dalam rahim. Kesehatan Mam dan janin dalam rahim adalah salah satu prioritas utama saat hamil.
 
Berbicara tentang kesehatan dan kondisi kehamilan, Mam juga wajib untuk menghindari beberapa aktivitas tertentu. Aktivitas-aktivitas yang dipandang membahayakan bagi kondisi kehamilan harus benar-benar dihilangkan agar risiko keguguran atau gangguan kesehatan saat hamil lainnya dapat dihindari. Aktivitas apa saja? Berikut ini adalah beberapa aktivitas yang harus berhenti dilakukan selama hamil.
 
  • Merokok
 
Bila Mam merupakan seorang perokok, sebaiknya segera hentikan kebiasaan ini. Memang berat untuk menghentikan kebiasaan merokok. Oleh karenanya, pikirkan tentang kesehatan janin. Merokok mampu menyebabkan kegagalan kehamilan, kurangnya bobot bayi saat hamil, hingga keguguran. Dengan memikirkan semua risiko tersebut, setidaknya Mam berpikir ulang untuk merokok selama hamil.
 
Risiko tersebut juga berlaku pada perokok pasif. Bahkan, risiko yang mungkin terjadi lebih berat ketimbang perokok aktif. Meski tidak merokok di depan Mam, kandungan nikotin yang menempel di baju Ayah juga kemungkinan dapat Mam hirup. Maka dari itu, himbau Ayah untuk tidak merokok sama sekali selama masa kehamilan.
Mengonsumsi Makanan yang Mengalami Proses Pembekuan
Daging olahan beku seperti daging giling atau ayam potong beku juga harus dihindari. Segala macam olahan makanan yang mengalami proses pembekuan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Makanan beku seperti itu kemungkinan besar mengandung bakteri berbahaya bernama listeria. Bakteri tersebut mampu menyebabkan penyakit yang menjurus ke kelahiran premature hingga keguguran.
 
  • Membersihkan Kotoran Hewan
 
Bila Mam adalah pecinta hewan peliharaan seperti kucing atau anjing, sebaiknya hindari untuk membersihkan kotoran mereka. Biarkan Ayah yang melakukan pekerjaan tersebut. Kotoran hewan peliharaan kemungkinan besar mengandung parasite bernama toxoplasma. Parasit ini mampu menembus plasenta dan menginfeksi bayi. Akibat paling buruk, bayi yang terinfeksi kemungkinan akan buta saat lahir.
 
Bila memang harus membersihkan kotoran hewan, sebaiknya gunakan sarung tangan karet dan masker agar parasit tidak masuk ke tubuh. Setelahnya, cuci tangan dengan sabun anti bakteri.
 
  • Mengonsumsi Alkohol
 
Baik tidak dalam kondisi hamil sekalipun, mengonsumsi alkohol berdampak buruk pada kesehatan. Pada ibu hamil, alkohol mampu menyebabkan sindrom fetal alkohol. Sindrom tersebut mampu menyebabkan kecacatan, termasuk cacat mental atau yang sering disebut juga sebagai idiot.
 
  • Makanan yang Tidak Dipasteurisasi
 
Hindari keju, susu mentah, atau jus buah yang tidak melalui proses pasteurisasi. Makanan dan minuman yang tidak melalui proses pasteurisasi berpotensi mengandung bakteri berbahaya.
Menggunakan Obat-obatan Tertentu
 
Bila Mam memiliki ketergantungan pada obat tertentu, konsultasikan ke dokter kandungan apakah obat tersebut baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. Pasalnya, banyak jenis obat-obatan yang dianggap berbahaya atau belum diuji keamanannya terhadap kesehatan janin dalam kandungan. Salah satu obat-obatan yang berbahaya dikonsumsi selama hamil adalah obat-obatan anti depresan.
 
  • Mengonsumsi Kafein
 
Kafein adalah salah satu kandungan yang sering dihubungkan sebagai penyebab kelahiran prematur hingga keguguran. Maka dari itu, hindarilah untuk mengonsumsi kafein dalam bentuk apapun, baik teh atau kopi sekalipun.
Bila memang Mam ketergantungan dengan kopi, ada baiknya Mam membatasi konsumsi hingga 200 miligram atau sekitar 1-2 cangkir kopi. Soda tanpa gula juga dapat Mam jadikan pengganti kafein.
 
  • Makan Daging dan Ikan Mentah
 
Mam suka makan sushi? Sebaiknya hentikan segera mengonsumsi sushi, apalagi yang mengandung daging ikan mentah. Telur dan daging mentah juga termasuk di dalamnya. Usahakan semua makanan matang dengan sempurna. Makanan mentah berisiko mengandung bakteri yang mungkin saja meracuni Mam dan janin dalam kandungan. Masak makanan Mam secara matang sempurna.
 
 
Itulah beberapa aktivitas yang wajib dihindari oleh seorang ibu hamil. Bagaimana pun, kondisi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung adalah yang utama. Mam pasti tidak ingin terjadi apa-apa, kan? Tentu, peran Ayah sebagai suami siaga juga harus dijalankan sehingga Mam dan Ayah sama-sama saling mendukung satu sama lain hingga lahirnya Si Kecil ke dunia kelak.
 
 
 
IG : @mamahamilbutik 
WA: 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM: 5D07A939 /741B6099
 


Related Article