Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 04 March 2017
 8 Bahaya Ambeien Pada Ibu Hamil yang Perlu Diketahui

Wasir atau biasa disebut ambeien, merupakan penyakit yang sering terjadi akibat pecahnya pembuluh darah pada anus. Pada anus terdapat anyaman pembuluh darah balik yang kemudian menjadi penyebab berdarahnya anus pada saat ambeien. Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan tekanan di dalam rongga pembuluh darah tersebut yang melebihi kemampuan dari tingkat elastisitas dinding pebuluh darah. Akibatnya tekanan yang berlebihan kemudian menjadi pecah sehingga terjadi perdarahan pada anus. 
 
Di sisi lain jika hal ini dibiarkan dengan tidak teraturnya kebersihan sekitar anus, pola diet dan BAB yang kurang baik juga meningkatkan resiko terjadinya ambeien. Jika perdarahan yang terjadi terus-menerus disertai radang, maka akan menjadi timbul benjolan disekitar dinding anus, yang lama-kelamaan dapat keluar dari anus. Tentu hal tersebut sering menjadi faktor kesulitan bagi Ibu hamil untuk bersalin secara normal. Sebenarnya bukan hanya itu dampak dari ambeien pada Ibu hamil. Ada beberapa dampak dari bahaya ambeien pada Ibu hamil yang perlu diketahui, antara lain:
 
1. Tidak bisa bersalin secara normal
 
Ambeien pada Ibu hamil dapat menjadi resiko bila melakukan persalinan normal. Hal ini umumnya tidak dianjurkan oleh dokter bila ambeien yang dialami oleh Ibu hamil sangat besar. Bila keadaan atau grade dari ambeien sudah berat makan umumnya Ibu hamil dianjurkan untuk menjalani proses persalinan dengan cara melakukan prosedur operasi caesar. Hal tersebut ditakutkan jika Ibu hamil memaksa melahirkan secara normal dalam keadaan ambeien berat, ditakutkan terjadi pecahnya gumpalan dari anyaman pembuluh darah penyebab ambeien, sehingga ambeien tambah memberat. 
 
Ambeien sendiri terjadi akibat meningkatnya tekanan pada pembuluh darah di anus, dimana pembuluh darah tersebut tersusun seperti anyaman. Sehingga ketika tekanan terhadap rongga pembuluh darah meningkat, lama-kelamaan dinding pembuluh darah tersebut tidak kuat lagi menahan tekanan dan akhirnya akan pecah mengeluarkan darah (terjadilah mekanisme ambeien). 
 
2. Stres karena harus operasi
 
Dikarenakan Ibu hamil yang mengalami ambeien berat, maka akan dianjurkan menjalani prosedur operasi caesar dalam proses persalinan bayi. Hal ini bertujuan menghindari bertambah parahnya gejala ambeien yang dialami oleh Ibu hamil. Maka ketika dokter telah menyampaikan anjuran operasi, maka hal tersebut dapat membuat Ibu hamil menjadi stress. Hal ini dikarenakan beban pikiran terhadap prosedur operasi yang akan dijalani. 
Umumnya tingkat stres pada Ibu yang akan menjalami operasi caesar memang sering. Namun hal tersebut akan lebih tinggi atau lebih besar dialami oleh Ibu hamil yang akan baru pertama kali menjalani prosedur operasi caesar tersebut. Dampak dari stres sendiri secara berlebihan dapat menyebabkan Ibu menjadi mual dan muntah, ditambah dengan kurangnya nafsu makan. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan Ibu dan janinnya. Prosedur operasi caesar sendiri merupakan suatu prosedur yang menjadi pilihan dokter bukan tanpa pertimbangan, hal ini dengan melihat faktor keamanan serta kesehatan baik bagi Ibu dan janinnya, dimana persalinan normal pada Ibu hamil dengan ambeien berat cenderung lebih beresiko. 
 
3. Anemia
 
Tentu jika semasa kehamilan atau mengandung, akibat mengalami ambeien terutama jika gradenya berat ditambah dengan masih seringnya terjadi perdarahan, maka semakin memperbesar terjadinya resiko anemia pada Ibu hamil. Hal ini dikarenakan bisa berupa akumulasi perdarahan dari ambeien secara sedikit-sedikit dan terus-menerus sehingga lama kelamaan akumulasi darah yang hilang menjadi banyak. Padahal dalam tubuh sendiri, sel darah perlu waktu 3 bulan untuk kembali berproduksi, sementara perdarahan ambeien terus terjadi. 
Disisi lain, perdarahan bisa menjadi lebih banyak, jika Ibu hamil memaksakan menjalani prosedur persalinan normal pada saat mengalami ambeien berat. Tentu perdarahan yang akan terjadi akan semakin bertambah sehingga memperbesar resiko anemia. Selain itu, resiko anemia sendiri bisa juga diperbesar karena kurangnya asupan nutrisi yang dibutuhkan Ibu, misalnya kekurangan dalam mengkonsumsi sumber zat besi dan assam folat, sehingga bisa menyebabkan anemia semasa kehamilan. Tentu jika keadaan ambeien berat dengan perdarahan ditambah asupan nutrisi yang kurang, maka resiko anemia akan lebih buruk. 
 
4. Ambeien bertambah parah
 
Ambeien bisa menjadi bertambah parah pada Ibu hamil dikarenakan bertambahnya bobot janin, sehingga membuat kandungan atau rahim ikut membesar pula. Membesarnya rahim dapat memberikan dampak menekan pembuluh darah balik menjadi terhambat. Sehingga pembuluh dara balik yang berasal dari anus akan tertahan dan menyebabkan tekanan pembuluh darahnya meningkat dan mudah pecah (bertambah parah). Hal ini bisa mulai terasa jika janin sudah tumbuh memasuki trimester kedua dan trimestar ketiga. 
Disisi lain, jika dalam proses persalinan Ibu juga memaksa menjalani persalinan normal, maka ambeien juga akan semakin bertambah parah. Hal ini dikarenakan faktor mengedan pada saat persalinan normal yang juga dapat menambah tekanan pada pembuluh darah di anus sehingga pembuluh darah mudah pecah menyebabkan ambeien semakin berat.
 
5. Kesulitan duduk
 
Pada orang yang mengalami ambeien cenderung sering merasa tidak nyaman saat duduk. Terlabih lagi jika ambeien yang dialami juga sudah dalam keadaan atau kondisi yang berat. Hal tersebut juga berlaku bagi Ibu yang sementara hamil. Ditengah faktor resiko pertambahan usia kehamilan yang beresiko memperberat ambeien, maka semakin terasa tidak nyama juga Ibu hamil pada saat duduk. Hal ini bisa dikarenakan karena adanya benjolan pada anus (pada kasus ambeien berat, dimana keluranya benjolan dari anus, terlebih lagi jika tidak bisa kembali masuk) yang terasa mengganjal dan perih. Akibatnya Ibu akan kesulitan dalam duduk karena perih sehingga umumnya Ibu hail akan lebih repot mencari bantalan atau posisi duduk yang dirasa agak enakan. 
 
6. Gangguan saat BAB
 
Umumnya faktor mengedan yang berlebihan bisa memperparah ambeien, sehingga hal tersebut membuat Ibu hamil perlu hati-hati saat BAB. Akibatnya Ibu akan merasa kesulitan dalam proses defekasi atau proses BAB. Hal tersebut akan semakin diperparah jika kondisi feses (kotoran) dalam keadaan yang keras sehingga membutuhkan kekuatan mengedan. Tentu hal ini akan menjadi kendala bagi Ibu hamil saat BAB. Terlebih lagi jika kondisi ambeien sudah dalam keadaan berat, dimana benjolan dari anus sudah keluar dan tidak dapat dimasukkan. Hal tersebut semakin membuat BAB tidak nyaman, bisa terasa perih, muncul perdarahan dan juga akan lebih sulit dalam menjaga higenitas setelah proses BAB.  
 
7. Infeksi
 
Pada keadaan ambeien berat ataupun akut, ketika terjadi perdarahan maka otomatis artinya danya luka yang juga ikut terjadi pada permukaan kulit anus baik bagian dalam maupun luar. Hal ini ditandai dengan adanya perdarahan yang meunjukkan pecahnya pembuluh darah di anus. Tentu jika terjadinya perlukaan seperti demikian, maka akan beresiko terjadinya infeksi yang dapat memperparah nyeri, demam serta memperlambat proses penyembuhan ambeien. 
Keadaan infeksi bisa terjadi jika tingkat kebersihan atau higenitas disekitar anus rendah, atau dengan kata lain jarang dibersihkan. Hel tersebut menjadi faktor resikonya infeksi dari mikroorganisme seperti bakteri. Padahal jika dengan menjaga kebersihan atau hienitas anus, hal tersebut juga berperan dalam proses perbaikan atau penyembuhan derajat dari ambeien, dimana umumnya jika kebersihan anus selalu terjaga, biasanya ambeien derajat berat bisa sedikit mengalami penurunan bengkak dan radang menjadi derajat sedang. 

8. Gangguan perkembangan janin

Keadaan anemia pada Ibu hamil yang mengalami ambeien jika dibiarkan, maka tentu akan mempengaruhi perkembangan janin. Ambeien dalam keadaan kronik yang disertai perdarahan akan menyebabkan mudahnya terjadi anemia pada Ibu hamil. Tentu jika anemia tersebut terjadi secara lama pula dan dibiarkan, maka dapat mempengaruhi pertumbuhan janin. 
 
Dampak dari anemia secara kronik juga menyebabkan aliran darah dalam suplai nnutrisi dan ksigen juga berkurang. Sehingga hal tersebut membuat pertumbuhan janin menjadi lambat, sehingga kemungkinan janin mengalami kekurangan berat badan atau bisa menjadi kategori berat bayi lahir rendah (BBLR) nantinya. Selain itu, dari segi perkembangan otak bayi juga akan berkurang, dikarenakan kejadian anemia sehingga menyebabkan sulai oksigen berkurang.
 

Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article