Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 14 February 2017
 6 Fungsi Korion dalam Kehamilan
 
1. Membantu dalam perlindungan embrio
 
Bersama air ketuban yang ada di dalam perut rahim ibu. Cairan korion berada di luar dari ketuban, ini membantu dalam memberikan perlindungan pada bayi yang ada di dalam perut ibu. Sampai nanti ia keluar dari perut ibu, lahir di dalam dunia. Selama masih berada di dalam rahim, maka harus di jaga dengan cairan korion. Agar bagi yang ada di dalamnya bisa tahan terhadap goncangan pada ibu hamil, sentuhan, serta benturan dari luar.
 
2. Membantu dalam pergerakan bayi yang ada di dalam perut
 
Selain memberikan perlindungan, cairan ini juga memfasilitasi hal lain pada perkembangan janin yang ada di dalam perut. Misalnya membantu dalam pergerakan. Sehingga bayi tetap bisa bergerak bebas tanpa halangan. Bahkan saat ia bergerak gerak ke kanan dan kiri akan terjamin, nyaman dan jauh dari kata bahaya. Untuk itulah adanya cairan korion sangat di butuhkan.
 
3. Membantu dalam penyetaraan suhu

Suhu yang ada di dalam perut ibu hamil dengan yang ada di luar tentu saja berbeda. Mengapa? Janin yang ada di dalam perut ibu belum bisa bertahan. Dengan kata lain, mereka belum memiliki sistem tubuh yang bisa menopangnya untuk hidup di luar. Maka di perlukan penyetaraan suhu dan lingkungan agar tetap sesuai dengan tubuh bayi. Siapa yang bisa menyediakan hal semacam itu? Tentu saja bantuan dari cairan korion.
 
4. Menyamakan ph dengan tubuh bayi
 
Derajat keasaman atau biasa di kenal dengan nama ph tubuh berbeda-beda. Begitu pula bayi.
Ia hanya baru bisa hidup dan tumbuh di ph yang ada dan sesuai dengan rahim. Selain itu, ia belum bisa menyesuaikan diri. Mengapa? Sebab sistem yang ada di dalam cairan korion yang ada di dalam air ketuban membantu untuk menyamakan ph rahim dengan ph diri bayi. Jika tidak di lakukan hal semacam itu, maka bayi juga tidak bisa bertahan.
 
5. Tempat enzim yang berguna untuk bayi
 
Selain itu, di dalam sel korion terdapat pula zat lain. Misalnya fosfolipid serta enzim. Hal ini berguna untuk membantu dalam melancarkan aktivitas dan apapun yang ada pada bayi. Seperti berguna untuk penyerapan gizi ibu hamil, yang merupakan makanan yang ada di luar dan membantu pembuangan.
 
6. Membantu dalam pembentukan plasenta
 
Bagaimana bayi bisa tumbuh dan hidup di dalam rahim? Apakah bayi juga memerlukan makan? Jelas. Tanpa makan, bayi tidak bisa tumbuh dan berkembang. Maka perlu makan. Lalu bagaimana caranya? Bukankah bayi belum memiliki akses pada dunia luar. Maka harus melalui ibu. Nah nutrisi ibu hamil dan makanan yang di makan ibu akan di salurkan pada bayi. Bagaimana? Melalui saluran khusus yang menghubungkan antara bayi dan ibu. Saluran ini di namakan dengan plasenta. Nantinya ketika proses persalinan, plasenta ini keluar pula bersama bayi. Biasanya di sebut dengan ari-ari yang ada pada udel bayi.
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article