Toko Baju Hamil, Baju Menyusui, Baju Hamil Muslim, Baju Hamil Modis, Dress Hamil, Gamis Hamil, Celana Hamil Kerja, celana HAmil jeans, Daster Hamil, Baby Doll.

 

Layanan Buka     Senin - Sabtu    09.00 - 17.00

Sales / CS Online :
Sales

Layanan Pelanggan
Indosat : 0857 30 191 191
Simpati : 08122223 6664
Simpati : 081234 86 7788
Telepon : 031 5927323
LINE : @MamaHamilButik

Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

desindra jombang
Celana jins peencil n baju hamil+mennyusui udah dtg Puas dg barangnya n Service nya Jadi nagih buat blnja lg Banyakin saleny yakkk Thanks



By Angga  Article Published 02 December 2016
5 Obat Diare pada Ibu Menyusui Paling Ampuh
 
Diare merupakan sebuah kondisi dimana tinja atau feses yang dikeluarkan saat buang air besar menjadi encer dan dengan frekuensi yang sering dan biasanya lebih dari dua kali. Hal tersebut sering kali terjadi karena adanya kontaminasi oleh bakteri, virus maupun parasit baik melalui makanan maupun minuman yang dikonsumsi. Diare dapat menyerang siap saja tanpa terkecuali, mulai bayi hingga dewasa dapat terserang diare. Hal tersebut dapat menjadi masalah yang serius bila tak tertangani dengan baik. 
 
Disaat seorang terkena diare, apalagi dalam kondisi hamil maupun menyusui baiknya harus ditangani dengan cepat dan tepat. Sebab hal tersebut pada kenyataanya penyakit tersebut sungguh sangat merepotkan, karena  membuat seseorang harus sering ke kamar mandi. Bayangkan saja bila sedang menyusui, tiba-tiba perut mulas dan tak bisa ditahan sedang bayi masih ingin menyusu. Bukankah akan terjadi dilema? Namun masalahnya menemukan obat diare untuk ibu menyusui tidaklah mudah, sebab jika salah meminum obat takut berakibat buruk pada bayi yang sedang menyusu.
 
Mengobati diare saat menyusui
Manfaat ASI untuk Bayi sangatlah komplit karena mengandung berbagai macam nutrisi penting untuk mendukung perkembangan bayi. Apapun yang dikonsumsi oleh ibu saat menyusui sedikit banyak tentunya dapat berpengaruh pada kondisi bayi apalagi disaat ibu terserang diare saat masih menyusui. Penyakit diare umumnya terbagi menjadi dua macam, yakni diare kronis dan juga diare akut. Faktor yang menjadi penyebab diare kronis diantaranya seperti sindrom iritasi tang terjadi usus serta penyakit crhon. Diare kronis umumnya dapat berlangsung cukup lama, pada suatu kasu bahkan hingga satu bulan lebih. 
 
Sedang penyebab diare akut biasanya terjadi karena infeksi yang ditimbulkan oleh kuman, bakteri dan virus maupun parasit. Rentang waktu diare akut sendiri biasanya relatif singkat dan biasanya dokter hanya akan meresepkan obat-obatan yang tentunya aman untuk dikonsumsi tanpa mengganggu produksi ASI. Obat yang dianggap aman ialah obat yang tidak masuk kealiran darah dengan kata lain hanya diserap sedikit oleh tubuh. Beberapa jenis obat-obatan tertentu dianggap tidak aman untuk ibu menyusui karena memiliki sejumlah alasan. 
 
1. Konsumsi Cairan
Meningkatkan konsusmsi cairan dalam tubuh (elektrolit) merupakan kunci utama untuk menangani kondisi diare. Cairan tersebut sangat diperlukan tubuh demi menghindari terjadinya dehidrasi. Mengatasi diare pada ibu tentunya sangat berbeda dengan saat mengatasi diare pada bayi. Busui sangat disarankan untuk mengkonsumsi cairan sesering mungkin yang akan membantu tubuh menjaga cairan agar diare tidak semakin parah. 
 
2. Perhatikan asupan saat mengalami diare
Saat busui terserang diare, lebih baik makan makanan padat terlebih dahulu. Seperti nasi, kentang rebus maupun sup hangat. Hindari makanan dengan rasa yang kuat seperti makanan bersantan, pedas, manis maupun asam. Hal tersebut penting supaya tenaga dan kondisi tubuh busui cepat pulih, apalagi bila bayi masih menyusu secara eksklusif. Tentunya asupan makanan sehat untuk ibu menyusui sangat diperlukan demi mempercepat proses kesembuhan ibu serta memenuhi kebutuhan bayi. 
 
3. Oralit
Bagi busui yang rentan terkena dehidrasi, konsumsi oralit sangatlah dianjurkan. Komposisi oralit sendiri terdiri dari air, gula dan garam. Cairan tersebut berguna menggantikan karbohidrat, elektrolit dan juga mineral penting lainnya yang telah hilang akibat tubuh yang mengalami dehidrasi karena diare tadi. Lebih baik bila busui membeli oralit diapotik daripada membuat sendiri dirumah sebab selain lebih praktis juga lebih pas komposisinya. 
 
 4. Mengkonsunsi obat antidiare
Banyak jenis obat antidiare yang dijual secara bebas, dan umumnya memiliki efek mengurangi gejala diare. Namun sebaiknya ibu menyusui tidak mengonsumsi obat-batan tanpa petunjuk dokter, sebab bila sembarangan salah-salah justru berdampak buruk pada bayi. Sesungguhnya diare dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perlu mengonsumsi obat-obatan, hal tersebut diperlukan bila terjadi indikasi yang membhayakan untk ibu menyusui karena diare yang tak kunjung berhenti. 
 
5. Antibiotik saat diare
Antibiotik biasanya diresepkan oleh dokter bila secara telah dipastikan penyebab diare adalah bakteri. Untuk ibu menyusui alangkah lebih bijak apabila tidak mengkonsumsi antibiotik tanpa konsultasi lebih dulu dengan dokter sebab antibiotik dapat menimbulkan efek samping yang buruk bagi kesehatan ibu. Lagi pula antibiotik juga tak akan berpengaruh saat busui terkena diare yang disebabkan oleh virus.
 
Instagram : @mamahamilbutik 
Whats App : 0812222 36664 / 085730191191 
TELP/SMS : 081234867788 /085730191191 
Jalur Grosir : 08564555088
LINE : MamaHamilButik, MamaHamil
BBM : 5D07A939 /741B6099
 


Related Article